Perancangan Motion Comic sebagai Media Edukasi tentang Kepedulian terhadap Gangguan Kecemasan Sosial pada Remaja

Selvia Selvia

Abstract


Gangguan kecemasan sosial merupakan kondisi seseorang merasa cemas ketika berada di lingkungan sosial seperti takut menatap orang lain, takut diperhatikan di depan umum, dan takut akan penilaian yang diberikan orang lain. Gangguan ini kurang disadari oleh masyarakat, serta disadari sebagai masalah inheren dari suatu individu. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rancangan media motion comic sebagai edukasi tentang kepedulian terhadap gangguan kecemasan sosial agar dapat disadari oleh penderita dan orang disekitarnya sehingga dapat memperoleh treatment yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran. Proses penelitian diawali dengan memberikan kuesioner kepada 30 remaja kemudian dilakukan wawancara terhadap ahli psikologi, ahli komik, dan guru seni. Hasil perancangan berupa video komik bergerak mengenai penderita gangguan kecemasan sosial dan gejala yang muncul dengan beberapa tambahan efek suara. Hasil ulasan kepada ahli psikologi, ahli komik, guru seni, dan siswa sekolah menengah, menunjukkan bahwa perancangan motion comic mengenai edukasi tentang kepedulian terhadap gangguan kecemasan sosial untuk remaja ini sudah cukup baik. Media motion comic dapat menyampaikan pesan kepada target sebagai media edukasi tentang kepedulian terhadap seseorang yang mengalami gangguan kecemasan sosial.

 

Social anxiety disorder is a condition of someone feeling anxious when in a social environment such as fear of staring at others, fear of being watched in public, and fear of judgment given by others. This disorder is less recognized by the community, and recognized as an inherent problem of an individual. This research aims to create a motion comic media as an education about caring for social anxiety disorder so that it can be realized by sufferers and those around them so they can get the right treatment. The research method in this study is mixed methods. Data collection technique started by giving questionnaires to 30 teenagers and conducted interviews with psychologists, a comic experts, and art teacher. The results of the design in the form of a moving comic video about people with social anxiety disorder and symptoms that appear with some additional sound effects. The results of the review to psychologists, comic experts, art teachers, and high school students, showed that the design of motion comics about education about caring for social anxiety disorder for adolescents was good enough. Motion comic as a media can deliver the message to the targeted participants as an educational tool to care for individuals with social anxiety disorder.


Keywords


Motion Comic, Social Anxiety Disorder, Educational Media

References


Boyle, Louise. 2018. When everyday environments become anxious spaces. Ditemu kembali dari https://wellcomecollection.org/articles/W-BEUREAAASpazif.

Durand, V. Mark; David H. Barlow. 2006. Intisari Psikologi Abnormal. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Desmita. 2017. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Eisner, W. 2005. Shop Talk. Milwaukie Oregon: Dark Horse Books.

FHE. 2019. Social Anxiety and Recovery: The Fear of Speaking in Groups and Other

Barriers to Getting Help. Ditemu kembali dari https://fherehab.com/learning/anxiety-barrier-to-help/.

Idris, Muhammad Zaffwan. 2016. Theoretical Framework and Development Motion Comic Instrument as Teaching Method for History Subject. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences. 6(11). 249-260. ISSN: 2222-6990

Maharsi, Indiria. 2018. Penciptaan Motion Comic Wayang Beber Jaka Kembar Kuning.

Jurnal Dekave, 11(1). 17-23.

Nevid, Jeffrey S, Spencer A. Rathus, Beverly Greene. 2005. Psikologi Abnormal. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Pollack M.D, Dr. Mark. 2018. Understanding The Unique Barriers For People With

Social Anciety Disorder. Ditemu kembali dari

https://careforyourmind.org/understanding-the-unique-barriers-for-people-withsocial-anxiety-disorder/.

Quamila, Ajeng. 2017. Mengenal Social Anxiety Disorder, Alias Fobia Sosial. Ditemu kembali dari https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/apa-itu-social-anxietydisorder-fobia-sosial/.

Rachmawaty, Fitria. 2015. Peran Pola Asuh Orang Tua terhadap Kecemasan Sosial pada Remaja. Jurnal Psikologi Tabularasa. 10(1). 31-42.

Saman, Abdul. 2017. Mengatasi Kecemasan Sosial Melalui Pendekatan Behavioral Rehearsal. Seminar Nasional Dies Natalis Universitas Negri Makassar ke 56 “Pendidikan berkualitas membangun daya saing bangsa menuju keunggulan kompetitif”. 320-326.

Saptodewo, Febrianto. 2015. Mempopulerkan Cerita Pewayangan di Kalangan Generasi Muda Melalui Motion Comic. Jurnal Desain, 2(3). 145-156.

Sarwono, Jonathan, 2007, Metode Riset untuk Desain Komunikasi Visual, Yogyakarta: Andi.

Tiffany. 2017. Fobia sosial – Pengertian, Gejala, dan Cara Mengatasinya. Ditemu kembali dari https://dosenpsikologi.com/fobia-sosial/.


Full Text: PDF

DOI: 10.15294/intuisi.v12i1.23503

Refbacks

  • There are currently no refbacks.