ORNAMEN CANDI DALAM BINGKAI ETNOGRAFI

Syafii Syafii

Abstract


Etnografi merupakan salah satu metode dalam penelitian kualitatif. Secara metodologis sudah barang tentu dapat digunakan untuk mengkaji berbagai gejala atau fenomena, termasuk ornamen candi yang digunakan sebagai objek penelitian. Ornamen candi merupakan unsur yang melekati bidang/permukaan candi yang sengaja dibuat dalam rangka memberikan makna simbolik, konstruktif maupun semata-mata estetik. Jenisnya secara umum berupa motif kala, makara, antefik, kertas tempel/lipat, dan tumbuh-tumbuhan. Dengan menggunakan etnografi sebagai pendekatan atau metode maka peneliti dapat melakukan pengumpulan data dengan berbagai teknik observasi dan wawancara. Data ornamen yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis domain, taksonomik, komponensial. Analisis ini dilakukan dalam rangka memperoleh tema kultural sesuai dengan fokus penelitian yang diangkat.


Keywords


Ornamen;Candi;Etnografi

Full Text:

PDF

References


Atkinson, P & Hammersley, M. 2009. “Etnografi dan Obsevasi Partisipan”. (Terj.). Dalam Denzin, N.K & Lincoln, Y.S. (Eds). Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Barnow, V. 2016. “ Sejarah Latar Belakang Penelitian Etnologi”. Dalam Ihromi, T.I. (Ed.). Pokok Antropologi Budaya. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Creswell, J.W. 2015. Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Dalam Lazuardi, A.L. (Terj.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Geertz, C. 1960. The Religion of Java.New York: The Free Pressnof Glencoe.

Gustami. 1980. Nukilan Seni Ornamen. Yogyakarta: STSRI-ASRI.

Koentjaraningrat. 1987. Sejarah Teori Antroplogi 1. Jakarta: UI Press.

Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Miksic, J. 2002. “Kediaman Para Dewa”. Dalam Tjahyono, G. (Ed.). Indonesian Heritage: Arsitektur. Jakarta: Buku Antar Bangsa untuk Glolier International.

Moeliono, A. (Ed.). 1993. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Ratna, N.K. 2010. Metodologi Penelitian: Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Soekmono. 2002. “Candi: Lambang Alam Semesta”. Dalam Miksic, J. (Ed.). Indonesian Heritage: Sejarah Awal. Jakarta: Buku Antar Bangsa untuk Glolier International.

Spradley, J.P. 1979. The Ethnographic Interview. New York: Holt, Rinehart & Winston.

Spradley, J.P. 1979. Participant Observation. New York: Holt, Rinehart & Winston.

Spradley, J.P. 1997. Metode Etnografi. Dalam Elizabeth, M.Z. (Terj.). Yogyakarta: Tiara Wacana.

Supatmo, dkk. 2008. Motif dan Pola Ornamen Candi Kalasan Yogyakarta. Laporan Penelitian tidak Dipublikasikan, FBS UNNES.

Supatmo, dkk. 2010. Bentuk Ornamen Kala Makara pada Kompleks Candi Plaosan Jawa Tengah. Laporan Penelitian tidak Dipublikasikan, FBS UNNES.

Sunaryo, A. 2009. Ornamen Nusantara: Kajian Khusus tentang Ornamen Indonesia. Semarang: Dahara Prize.

Sulasman, H. & Gumilar, S. 2013. Teori-teori Kebudayaan. Bandung: Pustaka Setia.

Syafii, dan Rohidi, T.R. 1987. Ornamen Ukir. Semarang: IKIP Semarang Press.

Syafii, dkk. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Ornamen Berbasis Candi di Jawa Tengah: Studi Identifikasi Ornamen Candi Gedongsanga. Laporan penelitian tidak dipublikasikan, FBS UNNES.

Tukiyo dan Sukarman. 1981. Pengantar Kuliah Ornamen I. Yogyakarta: STSRI-ASRI.

Vidich, A.J. & Lyman, S.M. 2009. “Metode Kualitatif Sejarahnya dalam Sosiologi dan Antropologi (Terj.). Dalam Denzin, N.K & Lincoln, Y.S. (Eds). Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.




DOI: https://doi.org/10.15294/imajinasi.v14i2.27701

Refbacks

  • There are currently no refbacks.