Supervisi Kolaboratif “Sanjung” Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMP 5 Kudus

Abdul Rochim

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam implementasi kurikulum 2013 melalui supervisi kolaboratif dengan teknik saling kunjung (SANJUNG) di SMP 5 Kudus. Fokus dalam penelitian ini adalah perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian autentik. Subyek penelitian adalah guru mata pelajaran utama sejumlah 12 guru. Penelitian Tindakan Sekolah ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri perencanaan, pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi. Sedangkan pelaksanaan tindakan dari 3 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan nilai perencanaan pembelajaran dari 69 sebelum penelitian menjadi 76 dan mencapai 86 di siklus 2. Sedangkan pelaksanaan pembelajaran nilainya dari 70 sebelum penelitian, menjadi 79 dan mencapai 92 di siklus 2. Selanjutnya penerapan penilaian autentik persentase guru yang semula 12% sebelum penelitian, menjadi 45% dan mencapai 83% di siklus 2. Supervisi kolaboratif kunjungan antar kelas dapat meningkatkan kompetensi guru dalam implementasi kurikulum 2013.

This study aims to improve the competence of teachers in implementing curriculum 2013 through the supervision of the collaborative with the technique of mutual visits (SANJUNG) in SMP 5 Kudus. The focus in this study is the planning of learning, implementation of learning and authentic assessment. The subjects of the research are the teachers of major subjects a total of 12 teachers. This School Action Research  is implemented in 2 cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection. While the implementation of the actions implemented into 3 meetings. The results showed that there is increase in the value of learning planning of 69 prior to the study to be 76 and 86 in second cycle. While the value of the implementation of the learning was 70 before the study, to be 79 and 92 in the second cycle. Furthermore, the application of authentic assessment percentage of teachers which was originally 12% before the study, tobe 45% and reached 83% in the second cycle. Collaborative Supervision with the technique of mutual visits (SANJUNG) can improve the competence of teachers in the implementation of curriculum 2013.

Keywords

Teacher Competence; Implementation of the 2013 Curriculum; Collaborative Supervision of Mutual Visits (SANJUNG)

Full Text:

PDF

References

Burhanudin. (1996). Analisis Manajemen Kepemimpinan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Dana, P. (1990). Model Pendekatan Supervisi Pengajaran Kolaboratif Guru Senior Untuk Meningkatkan Kualitas Pengajaran Guru SMA Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. DAIWI WIDYA Jurnal Pendidikan, 6(1), 61-72

Depdiknas. (2009). Pedoman Penghitungan Be-ban Keja Guru. Jakarta: Dirjen PMPTK.

Glickman. (2007). Leadership for Learning: How to Help Teachers Succeed. Virginia: ASCD.

Mulyasa, E. (2006). Menjadi Kepala Sekolah Pro-fesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Prabowo, S. (2016). Supervisi Kunjungan Kelas Sebagai Upaya Membina Profesional Guru SMP/SMA. Jurnal Sosial Humaniora, 9(1), 96-113.

Purwanto, N. (2013). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Subari. (1994). Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Perbaikan Situasi Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Sudjana. (2010). Manajemen Program Pendidi-kan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Falah.

Sutisna, Oteng. (1983). Aministrasi Pendidikan, Dasar Teoritis untuk Praktek Profesional. Bandung: Angkasa


View Counter: Abstract - 19 and PDF - 15

Refbacks

  • There are currently no refbacks.