Keterampilan Metakognitif Dalam Kesiapsiagaan Bencana Tanah Bergerak di Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan Purbalingga

Main Article Content

Mail Andriyanto
Heri Tjahjono

Abstract

Dalam mengurangi risiko bencana diperlukan pemikiran kritis diperlukan oleh pemuda dalam mengidentifikasi informasi, mengevaluasi, dan pengambilan keputusan keputusan secara cepat dan akurat dalam menghadapi bencana. Kemampuan berpikir kompleks tersebut berkaitan dengan kemampuani metakognitif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan keterampilan metakognisi dengan kesiapsiagaan bencana pada generasi Z di Desa Tumanggal, Purbalingga. Terdapat 97 sampel penelitian yang diambil dengan metode simple random sampling dan data diambil menggunakan tes dan angket. Analisis yang digunakan berupa statistik deskriptif untuk menjelaskan bagaimana keterampilan metakognitif dan kesiapsiagaan bencana. Selain itu analisis Partial Least Square - Structural Equation Model (PLS-SEM) untuk mengetahui hubungan antar variabel laten. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukan bahwa keterampilan metakognitif generasi Z di Desa Tumanggal pada kategori berkembang dan level kesiapsiagaan berada pada kategori siap. Hasil pengujian PLS-SEM menghasilkan 25 lajur hipotesis dimana 10 diantaranya memiliki hubungan yang signifikan. Keterampilan metakognisi pada tahap berkembang menunjukan bahwa generasi Z dalam kesadaran dan keterampilan berpikirnya pelu adanya dorongan dari luar. Kesiapsiagaan bencana yang tinggi di dorong oleh faktor pengalaman. Keterampilan metakognisi yang memiliki hubungan signifikan karena manusia mempertimbangkan sesuatu yang dianggap penting dan mendesak untuk bertahan hidup.

Article Details

Section
Articles