Abstract

kemajuan teknologi seperti game online dan penggunaan gawai yang terlalu lama justru dapat menimbulkan beberapa dampak negative salah satunya yaitu minimnya aktivitas fisik, yang akhirnya menimbulkan berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, jantung, dan berbagai jenis penyakit degenerative lainnya. Dengan demikian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenalkan permainan dan olahraga tradisional bagi orang tua dalam meningkatkan aktivitas fisik anak selama dirumah. Metode: peneliti menggunakan metode deskriptif  kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dimana peneliti mengumpulkan data dengan cara memberikan angket atau kuesioner online dengan beberapa pertanyaan atau pernyataan kepada responden untuk di jawab. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 114 peserta yang terdiri dari berbagai profesi seperti (Guru, dosen, Ibu Rumah Tangga, dan Remaja). Hasil: Penelitian ini memberikan bukti bahwa durasi bermain gawai lebih dari 1 jam perhari nya  yang terjadi pada anak-anak se-Kota Bandung sebanyak 76.1%. Hal ini sejalan dengan kebiasaan orang tua yang hanya memiliki waktu bermain bersama anak-anak nya ketika di rumah kurang dari satu jam sebesar 50,4 %. Kesimpulan: durasi bermain gawai yang dilakukan anak-anak lebih dari satu jam per hari nya dan secara otomatis membatasi aktivitas fisiknya sehingga sedikit sekali stimulasi motorik yang didapatkan. Dengan demikian pentingnya peran orang tua untuk dapat mengenalkan permainan olahraga tradisional kepada anak-anak agar dapat aktif bergerak guna meningkatkan kebugaran dan motoric anak