Abstract

Minimnya pengetahuan dan informasi mengenai ketahanan otot petani mengakibatkan menurunnya efektifitas hasil kerja. Oleh karena itu, ketahanan otot merupakan salah satu faktor penting dalam memaksimalkan produktivitas kerja. Maka tujuan penelitian ini ingin memberikan gambaran atau masukan mengenai peta informasi ketahanan otot kepada petani agar bekerja sesuai dengan kemampuan otot, ergonomi, dan standar pelaksanaan kerja yang efektif guna meningkatkan hasil produktivitas padi yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengukur seberapa besar ketahanan otot tangan petani menggunakan hand dynamometer. Setelah melakukan pengukuran ketahanan otot langkah selanjutnya adalah memetakan ketahanan otot. Sampel yang digunakan adalah petani padi di Kabupaten Sumba Barat sebanyak 398 sampel yang terdiri dari petani laki-laki dan petani perempuan dengan rentang usia 20-60 tahun. Metode pemetaan ketahanan otot berdasarkan norma kekuatan otot digunakan untuk menentukan klasifikasi besar kecilnya ketahanan otot petani. Hasil penelitian peta ketahanan otot berdasarkan norma kekuatan otot maksimum menunjukan bahwa secara keseluruhan ketahanan otot petani laki-laki maupun petani perempuan dalam kategori sangat kurang. Oleh karena itu, informasi peta ketahanan otot menjadi hal penting untuk dipahami dan dilakukan petani agar bekerja sesuai dengan porsi ketahanan ototnya dan melakukan olahraga secukupnya dalam upaya meningkatkan ketahanan otot guna menunjang produktivitas hasil kerja yang lebih baik.