Pendampingan Pengembangan Penilaian Pengetahuan Berbasis HOTS bagi MGMP PPKn SMP di Kota Semarang

How to Cite

Suhardiyanto, A., & Tijan, T. (2019). Pendampingan Pengembangan Penilaian Pengetahuan Berbasis HOTS bagi MGMP PPKn SMP di Kota Semarang. JURNAL PANJAR : Pengabdian Bidang Pembelajaran, 1(2), 118-121. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29719

Abstract

Pengabdian bermaksud melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mitra MGMP PPKn Kota Semarang dalam hal pendampingan penyusunan penilaian pengetahuan berbasis HOTS bagi guru PPKn SMP. Peserta kegiatan ini adalah perwakilan guru PPKn SMP di Kota Semarang dengan harapan peserta pengabdian yang telah dipilih dapat menularkan kepada sesama guru di sekolah masing-masing. Desain kegiatan pengabdian supaya efektif dan mengena sesuai dengan tujuan yang dikehendaki maka disusun sebagai berikut. Seasion 1 : Brainstromig penyamaan persepsi dan teknik penyusunan tentang penilaian pengetahuan berbasis HOTS untuk mata pelajaran PPKn. Seasion 2 : Penugasan penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS sesuai dengan panduan berupa kertas kerja yang diberikan. Seasion 3 : Presentasi penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS. Pelaksanaan kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus yang dihadiri 25 guru PPKn MGMP SMP di Kota Semarang. Pelaksanaan dilaksanakan di Padepokan karakter. Tahapan yang dilaksanakan dalam pelaksanaan antara lain 1. Brainstromig penyamaan persepsi dan teknik penyusunan tentang penilaian pengetahuan berbasis HOTS untuk mata pelajaran PPKn. Seasion 2 : Penugasan penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS sesuai dengan panduan berupa kertas kerja yang diberikan. Seasion 3 : Presentasi penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS. Selama kegiatan peserta pengabdian sangat antusias ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan aktifnya peserta dalam menyusun penilaian pengetahuan berbasis HOTS.
Secara umum pelaksanaan kegiatan pengabdian ini sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari jumlah kehadiran peserta pengabdian adalah 90% terlihat dari 25 yang diharapkan hadir sebanyak 35 hadir dalam kegiatan pengabdian tersebut. Dari segi penguasaan materi, terjadi peningkatan pemahaman terhadap penyusunan soal berbasis HOTS yaitu dari hasil tanya jawab yang dilakukan tim pengabdian pada awal kegiatan dan setelah dilaksanakannya kegiatan sebagian besar peserta pengabdian menyatakan ada peningkatan pemahaman dalam penyusunan penilain pengetahuan berbasis HOTS.