JURNAL PANJAR : Pengabdian Bidang Pembelajaran http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar <p>Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan bulan Agustus berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis-kritis di bidang jurnal pengabdian bidang pendidikan, yaitu bidang social humaniora yang melingkupi berbagai bidang ilmu-ilmu sosial, psikologi, bimbingan konseling, pendidikan luar sekolah, bahasa, pendidikan seni, pendidikan sejarah, pendidikan guru sekolah dasar, pendidikan guru PAUD, Manajemen Pendidikan, Pengembang Kurikulum, Teknologi Pendidikan, dan bidang sosial lainnya yang mengakomodir ruang lingkup sosial dan manfaat bagi perubahan sosial.</p> Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat en-US JURNAL PANJAR : Pengabdian Bidang Pembelajaran Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal untuk Jurnal Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29715 <p>In addition to have an important meaning for the college, where the journal is also important for teachers who take shelter in it. For teachers, existence junal can be used as a medium to pour a wide variety of knowledge, ranging from the idea of ​​thinking, nor Mr studies. Various kinds of knowledge that will provide many benefits to the public, both for the world of education mapun general public. It is important for faculty to continue to improve their knowledge and their ability to write journal articles.<br>Faculty of Social Sciences, State University of Semarang (Unnes) has had five journals: the Journal of Paramitha, Community Journal, Journal of Social Science Forum, Integralistic Journal, and the Journal of Geography. The fifth journal has been going well. Participation of lecturers in writing in these journals are also high. But the existence of these journals are still to be supported by an increase in the quality and quantity of publications in journals, so the usefulness of the journal for the higher audiences. One way to increase the quality and quantity that can be achieved is by training writing journal articles for lecturers in the FIS Unnes.</p> Apik Budi S Wasino Wasino Syaiful Amin Tsabit Azinar ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 104 106 Pemahaman Pentingnya Kesadaran Akan Pendidikan Karakter Anak melalui Sinergi Lingkungan Pendidikan di Kecamatan Gunungpati http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29716 <p>Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menyadarkan masyarakat bahwa mendidik karakter bukan hanya tugas guru namun tugas semua orang dimana yang paling utama berperan adalah orang tua dan keluarga. Dengan demikian pengabdian ini ingin membuat masyarakat sadar dengan seminar dan pembagian buku saku pendidikan karakter. Seminar digunakan untuk memberikan literasi langsung pendidikan karakter kepada masyarakat. Sedangkan, buku saku digunakan sebagai literasi pendalaman pendidikan karakter yang mudah dibawa dan dibaca kemanapun dan kapanpun. Dengan kedua hal tersebut, diharapkan orang tua, keluarga, dan masyarakata pada umumnya sadar akan tanggung jawab dan pentingnya pendidikan karakter bagi penguatan karakter bangsa.</p> Novia Wahyu Wardhani Nugraheni Arumsari Tutik Wijayanti ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 107 110 Pelatihan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis Masyarakat Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Guna Mewujudkan Masyarakat Tanggap Bencana http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29718 <p>Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul Pelatihan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis Masyarakat Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Guna Mewujudkan Masyarakat Tanggap Bencana ini bertujuan untuk 1) meningkatkan kapasitas diri kelompok masyarakat dalam menghadapi bencana banjir, 2) mempersiapkan Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Semarang menjadi desa tanggap bencana melalui pemasangan alat peringatan dini banjir berbasis masyarakat, membina masyarakat agar peduli banjir dengan membekali pengetahuan, perawatan dan pemanfaatan alat peringatan dini, dan 4) sosialisasi sistem manajemen bencana. Target khusus yang dicapai dalam kegiatan ini adalah menjadikan Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Semarang sebagai desa tanggap bencana yang ada di Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah metode pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan, penerapan ilmu dan teknologi.</p> Erni Suharini Edi Kurniawan ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 114 117 Pendampingan Pengembangan Penilaian Pengetahuan Berbasis HOTS bagi MGMP PPKn SMP di Kota Semarang http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29719 <p>Pengabdian bermaksud melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mitra MGMP PPKn Kota Semarang dalam hal pendampingan penyusunan penilaian pengetahuan berbasis HOTS bagi guru PPKn SMP. Peserta kegiatan ini adalah perwakilan guru PPKn SMP di Kota Semarang dengan harapan peserta pengabdian yang telah dipilih dapat menularkan kepada sesama guru di sekolah masing-masing. Desain kegiatan pengabdian supaya efektif dan mengena sesuai dengan tujuan yang dikehendaki maka disusun sebagai berikut. Seasion 1 : Brainstromig penyamaan persepsi dan teknik penyusunan tentang penilaian pengetahuan berbasis HOTS untuk mata pelajaran PPKn. Seasion 2 : Penugasan penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS sesuai dengan panduan berupa kertas kerja yang diberikan. Seasion 3 : Presentasi penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS. Pelaksanaan kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus yang dihadiri 25 guru PPKn MGMP SMP di Kota Semarang. Pelaksanaan dilaksanakan di Padepokan karakter. Tahapan yang dilaksanakan dalam pelaksanaan antara lain 1. Brainstromig penyamaan persepsi dan teknik penyusunan tentang penilaian pengetahuan berbasis HOTS untuk mata pelajaran PPKn. Seasion 2 : Penugasan penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS sesuai dengan panduan berupa kertas kerja yang diberikan. Seasion 3 : Presentasi penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS. Selama kegiatan peserta pengabdian sangat antusias ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan aktifnya peserta dalam menyusun penilaian pengetahuan berbasis HOTS.<br>Secara umum pelaksanaan kegiatan pengabdian ini sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari jumlah kehadiran peserta pengabdian adalah 90% terlihat dari 25 yang diharapkan hadir sebanyak 35 hadir dalam kegiatan pengabdian tersebut. Dari segi penguasaan materi, terjadi peningkatan pemahaman terhadap penyusunan soal berbasis HOTS yaitu dari hasil tanya jawab yang dilakukan tim pengabdian pada awal kegiatan dan setelah dilaksanakannya kegiatan sebagian besar peserta pengabdian menyatakan ada peningkatan pemahaman dalam penyusunan penilain pengetahuan berbasis HOTS.</p> Andi Suhardiyanto Tijan Tijan ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 118 121 Pendampingan pada Masyarakat dalam Pengembangan Mata Pencaharian melalui Pemberdayaan Komunitas Pemuda Desa di Desa Lau Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29720 <p>Setiap desa pada dasarnya memiliki potensi yang dapat dijadikan sebagai peluang untuk mempercepat pembangunan masyarakat desa. Masing-masing kepala desa hingga kepala daerah memiliki tanggungjawab untuk melaksanakan pembangunan sebagai wujud tugas tambahan dalam melaksanakan prinsip otonomi daerah. Pemerintah daerah menjadi sala satu landasan perubahan sistem tata pengaturan atau tata pemerintahan (governance system) yang penting dalam sejarah pembangunan politik dan pengelolaan administrasi pemerintah secara nasional. Salah satu permasalahan yang dialami oleh masyarakat desa di desa Lau Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus adalah adanya ketimpangan antara satu desa dengan desa yang lain Pemuda di desa Lau sebagian besar bekerja sebagai buruh pabrik rokok bagi kaum perempuan, dan buruh bangunan bagi kaum laki-laki, berbeda dengan masyarakat di desa Colo dimana mata pencaharian lebih beragam. Maka diperlukan kegiatan pendampingan untuk mengembangkan mata pencaharian bagi masyarakat desa khususnya pemuda desa Lau Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. <br>Permasalahan yang dialami mitra adalah , pertama Masyarakat desa belum memiliki keterampilan lain selain menjadi buruh pabrik maupun buruh bangunan, kedua masyarakat Desa Lau telah memiliki komunitas remaja akan tetapi tidak aktif melakukan kegiatan. Ketiga, Masyarakat Desa Lau jarang sekali mendapatkan pelatihan dari dinas, maupun perguruan tinggi . Ke empat Masyarakat desa Lau belum memiliki kemampuan kewirausahaan. Tahapan kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi.</p> Eta Yuni Lestari Slamet Sumarto Tutik Wijayanti ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 122 126 Penulisan Artikel Ilmiah Sebagai Upaya Mendorong Produktivitas Guru http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29721 <p>Kemampuan guru dalam membuat karya tulis ilmiah merupakan salah satu bentuk pengembangan profesi guru. Kemampuan tersebut dapat dilihat dari jumlah publikasi a guru yang dimuat dalam berbagai media, khususnya jurnal ilmiah. Namun demikian, pada kenyataanya publikasi artikel ilmiah dari para guru masih dianggap minim. Sedangkan, pada dasarnya penulisan karya tulis ilmiah semacam ini diyakini dapat meningkatkan kemampuan profesionalisme guru sekaligus memperbaiki kualitas pembelajaran yang disampaikannya. Beranjak dari urgensi tersebut, kami memandang perlu adanya pelatihan guna mendorong para guru dalam membuat karya tulis ilmiah. Target jangka pendek pelatihan ini adalah tercapainya kemampuan para guru di Kabupaten Wonosobo tentang (1) penulisan artikel ilmiah berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan; (2) penyuntingan artikel ilmiah yang telah dibuat; (3) pengiriman artikel ilmiah ke jurnal-jurnal terkait. Target jangka panjang pelatihan ini adalah tercapainya kemampuan guru di SMA 1 Sapuran Wonosobo tentang penulisan artikel ilmiah secara komprehensif dan permanen. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini megacu pada rumusan masalah yang telah ditetapkan. Metode pelaksanan kegiatan pengabdian ini disusun secara bertahap menggunakan desain Project Based Learning. Materi yang disampaikan meliputi (1) penyampaian materi tentang ketepatan diksi, kalimat, paragraf, dan tanda baca sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan. (2) Penyampaian tentang sistematika penulisan artikel ilmiah. (3) Teknik penyuntingan artikel ilmiah yang tepat dan efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dikemas dalam wadah kegiatan Forum Group Discussion (FGD). Pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 20 September 2018. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan pengabdian ini berjumlah 40 orang guru, baik baik guru PNS maupun guru honorer di SMA 1 Sapuran Wonosobo. Dalam kegiatan pengabdian ini, tim pengabdi menyampaikan beberapa materi, kemudian melakukan diskusi dan tanya jawab, serta musyawarah untuk rencana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya. Materi-materi yang disampaikan antara lain terkait dengan materi tentang artikel penelitian, artikel nonpenelitian, serta bagaimana proses penyuntingan artikel ilmiah.</p> Iwan Hardi Saputro Nurul Fatimah Ustad Mangku Alam ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 127 130 Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan dan Pemanfaatan Media Audio-Visual Interaktif dalam Pembelajaran Sejarah yang Berbasis pada Konservasi Kearifan Lokal Bagi MGMP Sejarah Kabupaten Banjarnegara http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29722 <p>-</p> Hamdan Tri Atmaja ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 131 140 Pelatihan dan Pendampingan untuk Pembuatan dan Pemanfaatan Multimedia Interaktif Berbasis Saintifik dalam Pembelajaran Sejarah pada Mgmp Sejarah Kabupaten Rembang http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29723 <p>-</p> Jayusman Jayusman ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 141 146 Transformasi Masyarakat Kampung Pelangi Semarang http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29724 <p>-</p> Romadi Romadi ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 147 152 Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPS Berorientasi pada Perpres Nomor 87 Tahun 2017 pada Forum Guru Ambarawa http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29726 <p>Kurikulum yang selalu berubah-ubah membuat guru semakin risau, terlebih bagi peserta didik yang selalu ganti-ganti sumber belajar. Kondisi tersebut membuat kualitas pembelajaran rendah. Kendala lain adalah terbatasnya inovasi pembelajaran, media pembelajaran dan kemampuan guru dalam memadukan antara model, media dan materi pelajaran. Rendahnya kualitas pembelajaran juga disebababkan kurangnya pemanfaatan penguatan pendidikan karakter.<br>Para ahli dan berbagai hasil kajian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam seluruh proses pendidikan. Mutu pendidikan ditentukan oleh kualitas guru. Penelitian Purnomo (2016) tentang “landasan ilmu pendidikan guru dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial materi multi interpretasi pada sekolah menengah pertama di kota pekalongan” menyatakan bahwa kemampuan pedagogik guru-guru IPS di Kota Pekalongan meningkat karena adanya organisasi MGMP. Permasalahan yang mengemuka adalah narasumber untuk peningkatan kompetensi guru IPS di Pekalongan tidak tersedia. <br>Studi pendahuluan yang dilakukan dengan mewancarai Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS SMP Kabupaten Semarang, menunjukkan bahwa pengembangan rancangan pembelajaran IPS SMP di Kabupaten Semarang, khususnya Ambarawa yang mengintegrasikan PPK cenderung pada tahap pengenalan. Bertolak dari identifikasi permasalahan tersebut dirumuskan masalah sebagai berikut: (1) bagaimanakah memberikan pengetahuan tentang pengintegrasian PPK dalam perangkat pembelajaran IPS pada forum guru Ambarawa?, dan (2) bagaimanakah melatihkan pengintegrasian PPK dalam perangkat pembelajaran IPS pada forum guru Ambarawa?.</p> Arif Purnomo ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 156 159 Implementasi Pendekatan Saintifik Mata Pelajaran IPS pada Forum Guru Ambarawa http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29727 <p>Pendekatan saintifik merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang direkomendasikan dalam implementasi Kurikulum 2013. Dalam praktik pembelajaran, penggunaan pendekatan saintifik dilakukan dengan langkah-langkah (srategi) pembelajaran yang dikenal dengan strategi pembelajaran 5M yang terdiri atas: kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi, dan mengomunikasikan (Permendikbud. No. 22 Tahun 2016). Strategi pembelajaran tersebut melatih peserta didik untuk melakukan kegiatan pembelajaran sebagaimana para saintis mengembangkan ilmu pengetahuan, walaupun tidak semua ilmu pengetahuan dikembangkan dengan cara tersebut.<br>Diskusi antara pengusul pengabdian dengan mitra yaitu forum guru Ambarawa untuk menyelesaikan masalah, maka akan dilaksanakan pemecahan masalah. Pemecahan masalahan yang akan dilaksanakan, yaitu dengan cara melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Implementasi Pendekatan Saintifik Mata Pelajaran IPS Pada Forum Guru Ambarawa. <br>Bertolak dari identifikasi permasalahan tersebut dirumuskan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimanakah upaya melatih guru-guru membuat rancangan program pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan strategi pembelajaran 5M?, (2) Bagaimanakah upaya melatih guru-guru melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan strategi pembelajaran 5M?.</p> Tukidi Tukidi Arif Purnomo Abdul Muntholib Ferani Mulianingsih ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 160 162 Pemanfaatan Program Colour Note untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Sebagai Upaya Mendukung Budaya Literasi Bagi Guru Sejarah SMA Kabupaten Semarang http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/article/view/29728 <p>Rendahnya budaya literasi Indonesia menurut penelitian dari UNESCO, membuat pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan gerakan literasi di sekolah. Namun pada kenytaananya gerakan ini kurang berjalan dengan lancar. Masih rendahnya budaya literasi siswa disekolah karena minimnya tekadan untuk siswa yang memiliki jiwa budaya literasi yang tinggu. Guru seharusnya dapat menjadi teladan dalam menciptakan semangat budaya literasi di sekolah. Namun kenyataannya banyak guru yang memiliki budaya literasi yang rendah. Dengan memanfaatkan aplikasi Color Note dapat digunakan sebagai salah satu alternatif metode yang dapat mendukung gerakan literasi yang dicanangkan oleh pemerintah. Aplikasi ini merupakan aplikasi smartphone berbasis android, sehingga praktis dan dapat digunakan kapan dan dimana saja.</p> Putri Agus Wijayati Andy Suryadi Nyenyep Dwi Parasetyo ##submission.copyrightStatement## 2019-04-09 2019-04-09 1 2 163 166