Memoar Sepatu: Cetakan Realitas di Antara Sumur, Dapur, dan Kasur

  • Benedicta Anindya ISI Yogyakarta

Abstract

Karya seni rupa menjadi salah satu media yang merepresentasikan isu dan stereotip gender. Selama ini, perempuan sebagai pihak yang dilekati stereotip pekerjaan dapur-sumur-kasur terbentuk bukan hanya karena unsur eksternal perempuan dan sistem sosial tetapi hadir juga dalam mindset perempuan sendiri, dan subur diwariskan oleh para perempuan. Perempuan dimetaforakan dalam sepatu yang mengandung makna bagian terdepan dari sejumlah pengalaman yang pada akhirnya tersimpan dalam memori manusia. Dalam konteks yang lebih luas, sepatu lekat dengan metafora alat pendukung dan “alas†yang masih lekat dalam diri perempuan hingga hari ini. Tulisan ulasan rancangan karya ini menjawab pertanyaan bagaimana stereotip gender diwujudkan dalam karya seni rupa Memoar Sepatu. Mereferensi beberapa karya dan tulisan terdahulu yang turut melestarikan pembongkaran stereotip perempuan dalam konteks hari ini, rancangan karya seni rupa Memoar Sepatu hadir untuk memaparkan bahwa perempuan sendiri – sebagai subyek – kadang memperkuat stereotip gender. Karya seni rupa Memoar Sepatu diwujudkan dengan merujuk proses penciptaan David Campbell yaitu preparation, concentration, incubation, dan illumination. Tahap penciptaannya melalui dua tahap proses penciptaaan idea mapping dan sketching (produksi) serta dengan tiga pendekatan yaitu realisme, warna kontras, dan “de-komputerisasiâ€. Realisme berarti terwujud dalam gambar atau bentuk nyata, warna kontras dimaksud memberikan penekanan dan alur pembacaan visual, dan “de-komputerisasi†Campbell dengan maksud menghadirkan pengalaman visual baru. Keenam karya Memoar Sepatu menarasikan jejak-jejak stereotip gender yang masih ditemukan hingga hari ini. Adapun kesimpulan dari rancangan karya seni rupa Memoar Sepatu adalah perempuan masih lekat dengan stereotip sumur, dapur, dan kasur terjalin dalam beragam kepingan ujaran, pengalaman, ungkapan canda, kebiasaan, dan pemakluman kecil tetapi jamak dalam setiap peristiwa sehari-hari, baik dalam ranah domestik rumah tangga maupun dalam lingkungan sosial seperti lingkungan kerja.

 

Kata kunci: stereotip, gender, perempuan, memoar sepatu

Published
2019-01-03