Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh antara metode eksplorasi terbatas dan tidak terbatas terhadap hasil belajar permainan sepakbola, perbedaan pengaruh antara siswa kelincahan tinggi dan rendah terhadap hasil belajar permainan sepakbola, dan interaksi antara metode eksplorasi dan kelincahan siswa terhadap hasil belajar permainan sepakbola. Penelitian eksperimen ini faktorial 2x2. Populasi 125 siswa kelas VII MTs Negeri 2 Kudus. Sampel 24 siswa dibagi menjadi 4 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 6 siswa, pengambilan sampel dengan purposive random sampling. Analisis data digunakan uji Anava dua arah taraf signifikansi 5%, dilanjutkan uji Tukey. Hasil penelitian: (1) terdapat perbedaan pengaruh antara metode eksplorasi terbatas dan tidak terbatas  Fhit(19,88 ) > Ftab(4,35); (2) terdapat perbedaan pengaruh antara siswa kelincahan tinggi dan rendah Fhit(34,06) > Ftab(4,35); (3) terdapat interaksi antara metode eksplorasi dan kelincahan siswa terhadap hasil belajar permainan sepakbola Fhit(6,18) > Ftab(4,35). Simpulan: (1) metode eksplorasi terbatas memberikan pengaruh yang lebih baik daripada eksplorasi tidak terbatas; (2) siswa kelincahan tinggi memberikan pengaruh lebih baik daripada siswa kelincahan rendah; (3) terdapat interaksi antara metode eksplorasi dan kelincahan siswa. Saran bagi guru penjasorkes untuk meningkatkan hasil belajar permainan sepakbola, lebih memilih metode eksplorasi, mengembangkan metode eksplorasi, dan perlu memperhatikan kondisi fisik termasuk kelincahan dalam proses pembelajaran.

The purpose of this research are to knowing the difference between the influence of limited exploration and unlimited exploration learning method toward the result of inner foot passing control learning. The method of this research is experiment method with 2x2 factorial. The population are 125 male students on seventh grade of MTs Negeri 2 Kudus. The sample are 24 male students divided by 4 groups and every group consist of 6 students. The sampling technique of this research is random purposive sampling. The data analysis technique is two-ways ANOVA with 5% significance level. The result are: (1) there is the difference between the influence of limited exploration learning method and unlimited exploration learning method, showed by Fhit(19,88 ) > Ftab (4,35); (2) there is the difference of the influence between the students who have high and low agility, showed by Fhit(34,06) > Ftab(4,35); (3) there is interaction between exploration learning method and students agility toward inner foot passing control, showed by Fhit(6,18) > Ftab(4,35). The conclusion are: (1) limited exploration method give a better result; (2) the students with high agility give a better; (3) there is an interaction between exploration learning method and students agility toward the result.