Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan presentase kemampuan pemikiran inventif siswa
SMA Negeri kelas XI di Kabupaten Kuningan dalam pembelajaran seni budaya. Pemikiran inventif
terdiri dari aspek fleksibilitas, pengaturan diri, keingintahuan, kreativitas, kemauan mengambil
resiko dan pemikiran tingkat tinggi. Pemikiran jenis ini harus ditekankan dalam semua mata
pelajaran di sekolah, tujuannya yaitu untuk menciptakan peserta didik yang mampu bertahan dan
berkembang di abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Responden dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI dari SMAN 1 Ciawigebang, SMAN 1 Luragung
dan SMAN 1 Cidahu dengan jumlah sebanyak 672 siswa. Hasil analisis data menunjukan dari setiap
aspek pemikiran inventif masuk dalam kategori tinggi, yaitu pada aspek fleksibelitas sebanyak
55,1%, aspek pengaturan diri sebanyak 50,6%, aspek keingintahuan sebanyak 48,4%, aspek
kreativitas sebanyak 62,8%, aspek kemauan mengambil resiko sebanyak 48,2% dan aspek pemikiran
tingkat tinggi sebanyak 55,4%. Persentase tertinggi dari hasil analisis data penelitian tingkat
pemikiran inventif terletak pada aspek kreativitas, yaitu sebanyak 422 siswa (62,8%). Dengan
adanya penelitian ini nantinya dapat membantu peningkatan komitmen dan keberanian bagi
pendidik untuk menjunjung dan menerapkan pelaksanaan pembelajaran yang mengarah pada
pemikiran inventif.