Abstract

Desa Karangmalang merupakan salah satu industri batik, bordir, dan pakaian jadi yang ada di Kudus. Salah satu batik lokal khas Kudus yaitu batik motif Kapal Kandas yang kini terancam kepunahannya. Hal ini disebabkan para pengrajin batik di Kudus mulai meninggalkan motif ini, bahkan di Desa Karangmalang hanya terdapat 1 pengrajin yang masih mempertahankan motif ini. Padahal jika ditinjau dari banyak aspek, salah satunya yaitu aspek sosial budaya, motif batik Kapal Kandas dapat dijadikan sebagai bentuk dalam upaya melestarikan budaya lokal yang ada di Kabupaten Kudus. Melalui pengembangan desa eduwisata berbasis desa batik Kapal Kandas, Karang Taruna Desa Karangmalang diberikan pendampingan untuk mengembangkan eduwisata batik Kapal Kandas sebagai salah satu cara melestarikan budaya lokal Kudus. Karang Taruna Karangmalang diharapkan dapat mengembangkan potensi desa nya dengan baik. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pemberdayaan generasi muda Karangmalang melalui pengembangan desa eduwisata batik Kapal Kandas. Metode yang digunakan ialah metode Participatory Action and Learning System (PALS) melalui peningkatan kapasitas masyarakat diantaranya penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan, serta pelembagaan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan dan pendampingan oleh Tim PKM-M, pelestarian batik Kapal Kandas sebegai konservasi budaya lokal, perubahan kondisi masyarakat terkait dengan peningkatan ketrampilan dan pengetahuan masyarakat mengenai batik motif Kapal Kandas khususnya generasi muda sebelum dan sesudah pelaksanaan program.