PENGARUH METODE PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENERAPKAN ILMU STATIKA DAN TEGANGAN PADA SISWA KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 3 SEMARANG TAHUN AJARAN 2011/2012

  • Benianto Benianto Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang
Keywords: Metode Pembelajaran Quantum Teaching, Hasil Belajar

Abstract

Tugas  guru  yang  paling  utama  adalah  mengajar,  dalam  pengertian  menata lingkungan agar terjadi kegiatan belajar pada peserta didik. Konsekuensi dari semua upaya tersebut,  guru  merupakan  kunci  sekaligus  ujung  tombak  pencapaian  misi  pembaharuan pendidikan,  mereka  berada  dititik  sentral  untuk  mengatur,  mengarahkan  dan  menciptakan suasana  kegiatan  belajar  mengajar  yang  untuk  mencapai  tujuan  dan  misi  pendidikan nasional yang dimaksud. Metode pembelajaran Quantum Teaching memiliki suatu kerangka yang  afektif  dan  lebih  menarik  perhatian  siswa  yang  dikenal  dengan  kerangka  belajar TANDUR  (Tumbuhkan,  Alami,  Namai,  Demonstrasikan,  Ulangi  dan  Rayakan).  Dalam masalah  penelitian  ini  dirumuskan  sebagai  berikut  bagaimana  metode  Quantum  Teaching dapat meningkatkan prestasi belajar dan meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran menerapkan  ilmu  statika  dan  tegangan  kelas  X  TGB-2  SMK  N  3  Semarang?.  Subjek  dari penelitian  ini  adalah  siswa  kelas  X  TGB-2  dengan  jumlah  32  siswa.  Penelitian  ini menggunakan  Penelitian  Tindakan  Kelas  (Classroom  Action  Research).  Dengan  metode pengumpulan  data  menggunakan  metode  test,  angket,  observasi  dan  dokumentasi. Berdasarkan  hasil  analisis  data,  menunjukkan  bahwa  pada  siklus  II  terjadi  peningkatan sebesar 66% siswa yang mendapatkan nilai ≥74 dari siklus I yang sebesar 34% atau sekitar 11 siswa yang mendapatkan nilai ≥74 dari 32 siswa. Maka  dapat  disimpulkan  bahwa  di siklus  II  seluruh  siswa  memperoleh  nilai ≥74.  Aktivitas  siswa  dalam  pembelajaran  hal  ini bisa  dilihat  dari  hasil  siklus  I  yang  berada  kategori  cukup  sebesar  2,28  dan  pada  siklus  II menjadi  3  berada  pada  kategori  baik.  sehingga  menggunaan  metode  Quantum  Teaching dapat meningkatkan prestasi belajar dan meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran menerapkan ilmu statika dan tegangan  pada siswa kelas X TGB-2. Saran dalam penelitian ini  yaitu  (1)  Guru  hendaknya  menggunakan  metode  Quantum  Teaching  sebagai  salah  satu alternatif  dalam  membelajarkan  keterampilan  menerapkan  ilmu  statika  dan  tegangan. Terbukti  dengan  pembelajaran  keterampilan  siswa  dalam  memahami  dan  mengalami peningkatan. Selain itu metode Quantum Teaching ini juga dapat menumbuhkan minat serta ketertaikan  siswa  dalam  proses  pembelajaran  ilmu  statika  dan  tegangan.  (2)  Para  peneliti yang  sedang  melakukan  penelitian  mengenai  keterampilan  siswa  dalam  menerapkan  ilmu statika  dan  tegangan  hendaknya  termotivasi  dalam  melengkapi  penelitian  ini  dengan menggunakan  metode  ataupun  media  yang  lain  untuk  meningkatkan  keterampilan  dan pengetahuan siswa.

he  basic  duty  of  teacher  is  teaching.  It  means  that  set  a  teaching  learning environment to the students. The consequence of that is the teacher is the key and the top of chieving  the  education  renewal.  They  are  the  center  of  arrangement,  instruction,  and  the creation  of  teaching  learning  environment  to  reach  to  the  effect  and  national  education mission  that  intended.  Quantum  Teaching  Learning  Method  has  a  framework  which  is effective  and  more  conspicuous  student  which  knew  as  studying  framework  TANDUR (Take, Accept, Name, Do, Undertake, Raise). In this study, it is formulated bellow; how can the  Quantum  Teaching  Learning  Method  improve  the  learning  achievement  and  increases student activity in learning applying statistics and stress to 10 th Grade of Drawing Building Engineering  Students  of SMK  N  3 Semarang? Subject  of  this  study  is  the  students  of  10th Grade  of  Drawing  Building  Engineering  who  are  32  students.    This  study  uses  Classroom Action  Research.  The  writer  uses  test,  questionnaire,  observation,  and  documentation  in collecting the data. Based on the analysis data, it shows that there is an increasing in  cycle II. There are 66% students who get score ≥74. Meanwhile, in the cycle I, there are 34% or 11 students who get score ≥74 from 32 students. So, it can be conclude that in the cycle II, all of the students get score ≥74. The students activity in this learning can be seen from the cycle I which is in quite category, 2,28. And in the cycle II increases to 3 which means good category.  So,  using  Quantum  Teaching  Learning  can  improve  the  achievement  study  and student  activity  in  learning  of  applying  statistics  and  stress  to  10th Grade  of  Drawing Building Engineering Students of SMK N 3 Semarang. The suggestion in this study are; (1) Teacher should use Quantum Teaching Learning method as one kind of alternative method to teach applying statistics and stress. It is proved that achievement and skill of the students can  be  improved  by  using  this  method.  On  the  other  hand,  this  method  also  gives  interest and  anxiety  in  studying  statistics  and  stress  to  the  students.  (2)  Researchers  who  is  doing research about student skill in apply statics and stress ought to be motivated deep complete the research by using the other method or media to increase skill and student knowledge.

References

Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Arikunto, S. 2009. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto,S; Suharjono dan Supardi. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

DePorter,Bobbi; Mark Reardon dan Sarah Singer-Nourie. 2010. Quantum Teaching

Mempraktikan Kuantum lerarning di Ruang-ruang kelas. Bandung: Kaifa

Kunandar. 2011. Langkah Mudah penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Mulyasa, E. 2008. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya

Kamarwan Sidarta,S. 1984. Statika Bagian Dari Mekanika Teknik. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press)

Kunandar. 2007. Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Persiapan Menghadapi Sertifikasi Guru. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

http://sunartombs.wordpress.com/2009/01/05/pengertian-prestasi-belajar/

http://belajar-teknik-sipil.blogspot.com/2010/03/menghitung-momen-gaya-dalam-statika.html

http://ilmufisikatkj.blogspot.com/2011/06/pengertian-momen-inersia.html

Published
2012-08-01
Section
Articles