OMODIFIKASI SINTREN KUMAR BUDOYO DALAM ARUS MODERNISASI

  • Abdul Ghofur
Keywords: commodification, modernization, sintren

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses, faktor-faktor pendorong, dan dampak komodifikasi Sintren Kumar Budoyo dalam arus modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, proses komodifikasi Sintren Kumar Budoyo merupakan suatu siklus, mulai dari proses produksi, distribusi, dan konsumsi, yang disokong oleh seniman, pemerintah, dan masyarakat apresiator. Faktor-faktor pendorong komodifikasi Sintren Kumar Budoyo meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri atas perubahan spirit dalam berkesenian sintren, dan kreativitas pengembangan estetika berkesenian sintren. Faktor eksternalnya adalah pengaruh media dan budaya modern, serta permintaan konsumen. Dampak komodifikasi Sintren Kumar Budoyo meliputi dampak sosial ekonomi dan dampak sosial budaya. Pada dampak sosial ekonomi, komodifikasi Sintren Kumar Budoyo menyebabkan meningkatnya pendapatan seniman. Dampak sosial budaya tercermin pada kaburnya identitas dan nilai-nilai sejarah sintren, serta pergeseran fungsi sintren.

 

This study is to explain the process, stimulation factors, and impact of commodification Sintren Kumar Budoyo in relation of modernization. It used qualitative research method with a case study approach. The results showed that, process of commodification Sintren Budoyo Kumar is a cycle, from production, distribution, and consumption, which supported by artists, government, and appreciators society. Stimulation factors of the commodification Sintren Kumar Budoyo include internal factors and external factors. The internal factors consist of changes in art sintren spirit, and creativity development sintren art aesthetic. External factor is the influence of media and modern culture, also consumer demand. Commodification impact of Sintren Kumar Budoyo include socio-economic and socio-cultural impact. On the socio-economic impacts, commodification of Sintren Kumar Budoyo led to increase revenue artists. While the socio-cultural impact is reflected in the blurring of identities and values sintren history, as well as a shift function sintren.

 

References

Abdullah, Irwan. 2006. Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Barker, Chris. 2005. Cultural Studies: Teori dan Praktik. Terjemahan Tim KUNCI Cultural Studies Center. Yogyakarta: BENTANG.

Fairclough, Norman. 1992. Discourse and Social Change. Cambridge: Polity Press.

Giddens, Anthony. 1986. Capitalism and Modern Social Theory: An Analysis of Writing of Marx, Durkheim and Max Weber. Terjemahan Soeheba Kramadibrata. Jakarta: UI Press.

Goo, Emanuel G. 2009. Pariwisata Budaya: Pelestarian atau Komersialisasi. (http://www.desantara.or. id/022009/125/pariwisatabudayapelestarianatau-komersialisasi/). (8 Juni 2014).

Miles, M. B. dan A. M. Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: UI Press.

Mosco, Vincent. 2009. The Political Economy of Communication (Second Edition). London: SAGE Publications Ltd.

Pitana dan Giyatri. 2005. Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET (Penerbit ANDI).

Strinati, Dominic. 2007. Popular Cultural: Pengantar Menuju Teori Budaya Populer. Terjemahan Abdul Mukhid. Yogyakarta: Penerbit Jejak.

Soedarsono. 2002. Seni Pertunjukan Indonesia di Era Globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sztompka, Piotr. 2011. The Sociology of Social Change (Sosiologi Perubahan Sosial). Terjemahan Alimandan. Jakarta: Prenada.

Published
2015-06-29
Section
Articles