Determinan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Tembalang Tahun 2023

Authors

  • Dina Wahyuni Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia, Indonesia Author
  • Eram Tunggul Pawenang Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/higeia.v9i1.12790

Keywords:

Determinant, DHF, Tembalang District

Abstract

Kecamatan Tembalang merupakan kecamatan dengan kasus DBD tertinggi di Kota Semarang pada tahun 2022. Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Tembalang pada tahun 2023 sebanyak 49 kasus dengan 2 kasus kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian DBD di Kecamatan Tembalang tahun 2023. Penelitian ini menggunakan jenis observasional analitik dengan rancangan case-control. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2024 dengan teknik wawancara dan observasi, analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan obat anti nyamuk (p-value 0,009, OR 5,4), tempat aktivitas (p-value 0,028, OR 6,333), keberadaan kawat kassa ventilasi (p-value 0,048, OR 3,143), dan pendidikan (p-value 0,040, OR 2,914) berhubungan dengan kejadian DBD, sedangkan keberadaan kontainer air tertutup tidak berhubungan dengan kejadian DBD. Penggunaan obat anti nyamuk dan tempat aktivitas mempunyai hubungan paling kuat dengan kejadian DBD diantara variabel lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya masyarakat melakukan pencegahan dengan menggunakan obat anti nyamuk dan melakukan pencegahan di tempat kerja.

Downloads

Published

2026-10-21

Article ID

12790