Pengaruh Umur, Pendidikan dan Pengetahuan terhadap Peran Praktik Mandiri Bidan (PMB) dalam Pelaksanaan Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA)

Authors

  • Lutfi Fajar Nuraidah Departemen Epidemiologi, Biostatistika, Kependudukan dan Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia , Indonesia Author
  • Chatarina Umbul W Departemen Epidemiologi, Biostatistika, Kependudukan dan Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia , Indonesia Author https://orcid.org/0000-0001-9518-5930
  • Shrimarti Rukmini Devy Departemen Epidemiologi, Biostatistika, Kependudukan dan Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia , Indonesia Author https://orcid.org/0000-0002-7417-1078

DOI:

https://doi.org/10.15294/higeia.v10i1.14795

Keywords:

HIV/AIDS, antiretroviral, ibu hamil , PPIA, peran bidan praktik mandiri (PMB)

Abstract

Situasi HIV dan AIDS di Indonesia semakin mengkawatirkan, dengan peningkatan kasus setiap tahun, termasuk di Surabaya yang mencatat angka tertinggi, bahkan di kalangan ibu rumah tangga dan ibu hamil. Pencegahan penularan dari ibu ke anak (PPIA) menjadi krusial, dan peran bidan praktik mandiri (PMB) sangat penting dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh umur, pendidikan, dan pengetahuan terhadap peran PMB dalam pelaksanaan PPIA di Surabaya. Studi observasional analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 32 PMB dan 64 ibu hamil sebagai informan. Hasil menunjukkan bahwa umur (p = 0,40; PR = 0,97; 95% CI = 0,92–1,03) dan pendidikan (p = 0,53; PR = 1,57; 95% CI = 0,38–6,45) tidak berpengaruh signifikan terhadap peran PMB. Sebaliknya, pengetahuan memiliki pengaruh signifikan (p = 0,00; PR = 12,83; 95% CI = 2,36–69,72). Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan PMB sebagai strategi utama dalam memperkuat pelaksanaan PPIA di Surabaya.

Downloads

Published

2026-01-13

Article ID

14795