Pengelolaan Limbah B3 Ditinjau dari Indeks PROPER di Sebuah Rumah Sakit

Authors

  • Citta Zahra Primalia Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia Author
  • Mursid Raharjo Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia Author
  • Yusniar Hanani Darundiati Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/higeia.v9i3.21282

Keywords:

limbah B3, PROPER, rumah sakit

Abstract

Abstrak
Kementerian Kesehatan RI melaporkan pada tahun 2020 bahwa fasyankes yang melakukan pengelolaan limbah B3 sesuai standar baru 18,9%. RSUI Yakssi Gemolong belum pernah melakukan penilaian PROPER. Observasi awal menemukan bahwa pengelolaan limbah B3 yang dilakukan belum sepenuhnya sesuai dengan persyaratan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi keberjalanan pengelolaan limbah B3 di RSUI Yakssi Gemolong yang ditinjau dari peraturan PROPER aspek pengelolaan limbah B3. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan observasional deskriptif. Data didapatkan dari observasi, telaah dokumen, dan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan pada April-Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah B3 pada proses pengurangan, pemilahan, penyimpanan, dan pengangkutan mendapatkan persentase 71% karena masih belum dilakukan dengan baik berdasarkan Permen LHK No. 56 tahun 2015. Masih terdapat aspek yang belum ditaati pada indeks PROPER pada aspek pengelolaan limbah B3 berdasarkan Permen LHK No. 1 tahun 2021. Perlu dilakukan perbaikan dan peningkatan sistem pengelolaan limbah B3 untuk mengurangi risiko pencemaran lingkungan dan kesehatan manusia.

Abstract
The Ministry of Health of the Republic of Indonesia reported in 2020 that health facilities that had carried out B3 waste management according to the standard were only 18.9%. RSUI Yakssi Gemolong has not yet received PROPER assessment. Early observation conducted there found that the B3 waste management is still not done correctly. This research aims to evaluate B3 waste management reviewed from PROPER index in RSUI Yakssi Gemolong. Quantitative method with observational descriptive approach was used. Data were acquired through observation, documents owned by the hospital, and in-depth interview. The research was conducted in April-May 2022. The results showed that the management of B3 waste in the process of reducing, sorting, storing, and transporting got a percentage of 71% because it was still not carried out properly based on Permen LHK No. 56 of 2015. There are still aspects that have not been complied with in the PROPER index on aspects of B3 waste management based on the Minister of Environment and Forestry No. 1 year 2021. It is necessary to improve and improve the B3 waste management system to reduce the risk of environmental pollution and human health.

Downloads

Published

2025-07-27

Article ID

21282

Issue

Section

Articles