Kejadian Diabetus Melitus Pada Pasien Tuberkulosis di Kabupaten Brebes Tahun 2024

Authors

  • Devita Uzlah Sibarani Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia, Indonesia Author
  • Agus Riyanto Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia, Indonesia Author
  • Widya Hary Cahyati Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/higeia.v9i3.28292

Keywords:

faktor risiko, tuberkulosis, diabetes mellitus, komorbiditas, brebes

Abstract

Abstrak

Komorbiditas antara tuberkulosis (TB) dan diabetes melitus (DM) menjadi tantangan serius dalam penanggulangan penyakit menular dan tidak menular, khususnya di wilayah dengan beban ganda seperti Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DM pada pasien TB di Kabupaten Brebes tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 1.315 pasien TB yang tercatat dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Analisis dilakukan secara univariat, bivariat(uji Chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil menunjukkan bahwa prevalensi DM pada pasien TB adalah 10,6%, dengan variabel usia ≥45 tahun (OR=5,278; CI 95%=2,970–9,380), lokasi anatomi TBC di paru-paru (OR=15,899; CI 95%=1,598–158,145), dan riwayat keluarga dengan DM (OR=99,389; CI 95%=54,448–181,424) sebagai determinan signifikan. Kesimpulan menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut berkontribusi besar terhadap kejadian DM pada pasien TB, dengan nilai determinasi model sebesar 61,4%. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pemahaman hubungan imunologis antara penyakit menular dan metabolik, serta implikasi praktis bagi penguatan kebijakan skrining dan intervensi dini pada layanan TB-DM terintegrasi.

 

Abstract

The comorbidity between tuberculosis (TB) and diabetes mellitus (DM) poses a significant challenge in managing both communicable and non-communicable diseases, particularly in double burden areas such as Brebes District. This study aims to determine the prevalence and analyze risk factors associated with DM among TB patients in Brebes in 2024. A quantitative analytic observational study with a cross-sectional design was conducted using data from the TB Information System (SITB), involving 1,315 registered TB patients. Data were analyzed using univariate, bivariate (Chi-square test), and multivariate (logistic regression) methods. The prevalence of DM among TB patients was 10.6%. Significant risk factors included age ≥45 years (OR=5.278; 95% CI=2.970–9.380), pulmonary TB (OR=15.899; 95% CI=1.598–158.145), and family history of DM (OR=99.389; 95% CI=54.448–181.424). The model’s determination value was 61.4%. This study contributes theoretically to understanding the immunometabolic interaction between infectious and metabolic diseases, and practically to strengthening screening policies and early interventions in integrated TB-DM services.

Downloads

Published

2025-07-28

Article ID

28292

Issue

Section

Articles