Health Coaching bagi Pasien dengan Diabetes Mellitus

Authors

  • Prakash Ramadhan Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia Author
  • Niken Safitri Dyan Kusumaningrum Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/higeia.v10i1.6896

Keywords:

diabetes mellitus, health coaching, pelayanan kesehatan

Abstract

Pasien dengan diabetes mellitus membutuhkan dukungan dan pendampingan dalam mengelola penyakitnya. Salah satu program yang dapat dilakukan adalah dengan health coaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi pasien mengenai health coaching di pelayanan kesehatan. Pengumpulan data secara consecutive yang melibatkan pasien di sebuah klinik pratama di wilayah Tembalang, Kota Semarang dilakukan pada Mei – Juni 2020 menggunakan modifikasi dan adaptasi kuesioner Health Coaching Interest Survey. Dari 168 responden yang berpartisipasi dalam penelitian, diperoleh 63,7% responden tertarik memperoleh fasilitas health coaching. Bentuk layanan yang diinginkan adalah pengaturan makan dan gizi serta penjadwalan aktivitas fisik dan olahraga, masing–masing 57,7% dan 53%. Selain itu, 42,9% responden menyatakan tidak ada hambatan untuk berpartisipasi dalam health coaching. Tetapi, 65,5% responden justru menyatakan bahwa waktu merupakan hambatan yang dialami dalam menerapkan pola hidup sehat. Kesimpulannya, health coaching dianggap penting dalam pengelolaan penyakit dengan bentuk layanan sesuai kebutuhan pasien. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan disarankan untuk menyediakan layanan health coaching agar mendukung pasien dalam mempertahankan kadar glukosa darah dan kondisi kesehatannya serta mencegah komplikasi penyakit yang mungkin terjadi.

​

Abstract

Patients with diabetes need support and guidance in managing their disease. One of the appropriate programs is the health coaching program. This study aimed to identify patients’ perceptions regarding health coaching in healthcare services. Data collection was conducted consecutively at a primary clinic in Tembalang, Semarang, from May to June 2020 using a modified and adapted questionnaire from the Health Coaching Interest Survey. Of 168 respondents who participated in this study, 63.7% were interested in obtaining health coaching. They want to be involved in diet and nutritional planning as well as physical activity and sport, 57.7% and 53% respectively. Furthermore, 42.9% of respondents answered that there were no barriers to participating in health coaching. However, 65.5% of them stated that time was the obstacle experienced in applying a healthy lifestyle. In conclusion, health coaching is considered important in disease management based on the patient’s needs. Therefore, healthcare services are suggested to provide health coaching services to support patients in maintaining blood glucose levels and their health conditions, and prevent complications may occurring.

Downloads

Published

2026-01-09

Article ID

6896