Penerapan Panduan Gizi Seimbang dan Kantin/Jajanan Sehat di Sekolah Dasar Kecamatan Tembalang Kota Semarang
DOI:
https://doi.org/10.15294/ijphn.v5i2.23966Keywords:
Penerapan Gizi Seimbang, Kantin SehatAbstract
Latar belakang : Anak usia sekolah merupakan generasi bangsa yang akan mengambil peran penting di masa depan. Oleh karena itu, pertumbuhan dan perkembangannya masih membutuhkan pangan yang cukup dengan kandungan gizi seimbang. Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dibutuhkan bagi anak yang tidak atau kurang sarapan dan tidak membawa bekal. Kontribusi zat gizi PJAS terhadap pemenuhan kecukupan gizi harian sebaiknya berkisar antara 15-20%. Tujuan penelitian untuk menganalisis Penerapan Panduan Gizi Seimbang Dan Kantin/Jajanan Sehat Di Sekolah Dasar Kecamatan Tembalang Kota Semarang.
Metode : Desain penelitian kuantitatif dengan Pos-ttest Design berupa observasi/pengamatan pada subyek penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah 38 sekolah dasar di Kecamatan Tembalang Kota Semarang dengan teknik total populasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen tertulis sekolah terhadap penyediaan makanan sehat yang belum menerapkannya yaitu 91.4%, pembentukan tim pengawas pangan jajanan di sekolah 85.7%, sarana dan prasarana di kantin belum memadai dan dipelihara dengan baik 90% penjamah dalam keadaan bersih dan keamanan Pangan dengan standar terendah 30% keamanan pangan.
Kesimpulan : Belum sepenuhnya menerapkan standar kantin sehat, seperti kebersihan dapur, penyajian makanan yang tertutup, dan komitmen tertulis untuk menyediakan makanan sehat.