Formulasi Mie Kering dari Ubi Jalar Kuning (Ipomoea batatas) dan Tepung Ikan Gabus (Channa striata) untuk Ibu Hamil Kurang Energi Kronis
DOI:
https://doi.org/10.15294/ijphn.v5i2.35792Keywords:
ikan gabus, ibu hamil, KEK, mie kering, ubi jalar kuningAbstract
Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan mie kering berbahan ubi jalar kuning (Ipomoea batatas) dan tepung ikan gabus (Channa striata) sebagai alternatif pangan fungsional untuk ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Metode: metode eksperimental dengan rancangan deskriptif-kuantitatif yang dilakukan di Laboratorium Gizi dan Kulinari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman pada Maret 2025.
Hasil: Empat formula diuji dengan variabel bebas berupa proporsi ubi jalar dan tepung ikan gabus, serta variabel terikat berupa mutu organoleptik, fisik, dan kimia. Penilaian organoleptik dilakukan oleh 42 panelis menggunakan uji hedonik 7 skala; data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukkan Formula 4 (F4) memiliki skor warna tertinggi (5,33 ± 0,81), daya serap air 55,43 ± 0,66%, cooking loss 10,51 ± 0,41%, dan kadar protein 23,8%. Substitusi bahan meningkatkan nilai gizi mie tanpa menurunkan penerimaan panelis secara signifikan.
Kesimpulan: formulasi mie kering ubi jalar kuning dan tepung ikan gabus menghasilkan produk bergizi tinggi, berwarna menarik, dan berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan energi serta protein ibu hamil KEK. Saran kedepannya diperlukan pengujian lebih lanjut mengenai efek pada ibu hamil KEK