Efektivitas Video Animasi terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Remaja Mengenai Minuman Berpemanis di Kecamatan Pauh Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.15294/ijphn.v5i2.35876Keywords:
Pengetahuan, Edukasi Gizi, Sikap, Minuman Berpemanis, Video AnimasiAbstract
Latar belakang: Konsumsi minuman manis yang berlebihan telah terbukti berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, penerapan edukasi gizi telah diidentifikasi sebagai langkah pencegahan yang krusial.
Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh video animasi sebagai media edukasi gizi tentang minuman berpemanis terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja sekolah menengah atas di Kecamatan Pauh.
Metode: Jenis penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan desain two group pre-test post-test. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 9 Padang dan SMAN 15 Padang. Sampel dipilih secara acak dengan jumlah 31 siswa pada masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan edukasi gizi menggunakan media video animasi, sedangkan kelompok intervensi tanpa adanya pemberian media. Analisis data untuk uji perbedaan perlakukan dengan Paired T Test, dan uji efektivitas dengan N-gain. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dan video animasi.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan skor pengetahuan dan sikap pada kelompok intervensi sebelum dan setelah perlakuan (p-value = 0,0001). Terdapat perubahan pengetahuan dan sikap pada kelompok intervensi, dengan persentase n-gain pengetahuan sebesar 76% (efektif) dan 60% (cukup efektif) untuk sikap.
Kesimpulan: Media video animasi tentang minuman berpemanis efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja. Diharapkan sekolah berperan aktif dalam memberikan edukasi gizi dengan memanfaatkan media yang menarik