Pengaruh Media Permainan Ular Tangga terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Mata pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.15294/ijphn.v5i2.38831Keywords:
Media Ular Tangga, Kesehatan Mata, Siswa Sekolah DasarAbstract
Latar Belakang: Prevalensi kelainan refraksi pada siswa sekolah dasar di Kota Semarang masih cukup tinggi. Rendahnya pengetahuan tentang kesehatan mata diduga berkontribusi terhadap kondisi tersebut.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi menggunakan media permainan ular tangga kesehatan mata dalam meningkatkan pengetahuan siswa.
Metode: Penelitian quasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group dilakukan pada siswa kelas V SD Negeri Krapyak, Kota Semarang. Sebanyak 61 siswa dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=30) dan kelompok kontrol (n=31). Kelompok eksperimen menerima edukasi menggunakan media permainan ular tangga, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi kesehatan sesuai kurikulum sekolah. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, uji Mann–Whitney, dan persentase N-gain.
Hasil: Tidak terdapat perbedaan pengetahuan kesehatan mata antara kelompok eksperimen dan kontrol sebelum intervensi (p>0,05). Setelah intervensi, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok eksperimen (p<0,01), sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna (p>0,05). Pengetahuan kesehatan mata pascaintervensi pada kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p<0,01) dengan nilai N-gain sebesar 80,64%.
Simpulan: Edukasi menggunakan media permainan ular tangga efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan mata pada siswa sekolah dasar.