Optimization of Social Media for Promoting and Branding Products of Borobudur Tourism Village MSMEs

Authors

  • Joko Widodo Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia Author
  • Nina Oktarina Department of Office Administration Education, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia Author
  • Dian Fithra Permana Department of Office Administration Education, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia Author
  • Angga Pandu Wijaya Department of Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia Author
  • Syakila Maulida Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia Author
  • Amanda Dewi Puspita Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia Author
  • Angga Dwi Ardianto Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/jce.v5i2.38512

Keywords:

digital marketing, social media, MSMEs, tourism village, product branding

Abstract

UMKM di Desa Wisata Borobudur menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, khususnya masaih perlunyaa penguatan dalam literasi digital, keterbatasan kemampuan produksi konten, serta pengelolaan media sosial yang belum terstruktur. Kondisi tersebut berdampak pada jangkauan pasar yang sempit dan branding produk yang kurang kuat. Media sosial memiliki peran strategis sebagai saluran promosi yang efektif, cepat, dan berbiaya rendah sehingga penguatan kapasitas digital menjadi kebutuhan mendesak.

Program pengabdian ini dilaksanakan melalui pelatihan digital marketing dasar dan lanjutan, penyusunan strategi konten, praktik produksi foto dan video, hingga pendampingan pendaftaran produk di platform e-commerce. Pelaksanaan dilakukan secara luring di balai desa untuk mengatasi kendala koneksi internet, sementara penyediaan template visual serta alat produksi konten membantu mengurangi hambatan waktu dan perangkat.

Sebanyak 50 pelaku UMKM mengikuti rangkaian kegiatan dengan capaian signifikan. Pelatihan konten visual menghasilkan minimal lima konten foto atau video untuk setiap peserta, dan 85% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman lebih dari 20% berdasarkan pre-test dan post-test. Sebanyak 43 UMKM mulai mengelola akun media sosial secara profesional, 27 UMKM berhasil masuk platform e-commerce lokal, dan 4 UMKM telah menembus platform internasional. Engagement media sosial naik 25–35% disertai peningkatan penjualan, serta terjalin kolaborasi baru untuk pengembangan pasar. Program ini juga memperoleh publikasi pada media daring.

Hasil tersebut menegaskan bahwa penguatan literasi digital dan optimalisasi media sosial mampu meningkatkan visibilitas produk, memperluas pasar, serta mendukung penguatan daya saing UMKM di Desa Wisata Borobudur.

 

Downloads

Published

2025-11-25

Article ID

38512