Menganalisis Keterlibatan Perempuan dalam Perencanaan Desa: Studi Kasus Perubahan RPJMDes Desa Kebowan Kecamatan Suruh
Keywords:
Women’s participation, village planning, RPJMDes, inclusive development, genderAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan perempuan dalam proses perencanaan pembangunan desa, dengan studi kasus pada perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Desa Kebowan, Kecamatan Suruh. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang menelaah data empiris dan data sekunder untuk memahami kualitas partisipasi perempuan dalam tahapan perencanaan desa. Kerangka analisis menggunakan teori Ladder of Citizen Participation dari Sherry R. Arnstein dan konsep perencanaan berbasis gender dari Caroline O. N. Moser. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun partisipasi perempuan secara formal telah diakomodasi sesuai ketentuan regulasi, keterlibatan tersebut cenderung bersifat simbolis (tokenism) dan terbatas pada tahap konsultatif awal. Aspirasi perempuan belum secara signifikan memengaruhi pengambilan keputusan strategis, khususnya dalam penentuan prioritas dan alokasi program dalam dokumen P-RPJMDes. Kondisi ini dipengaruhi oleh hambatan kultural berupa norma gender dan peran ganda perempuan, serta hambatan struktural seperti minimnya representasi perempuan dalam lembaga pengambilan keputusan desa dan kekakuan dokumen perencanaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi partisipasi perempuan dari sekadar formalitas menuju partisipasi substantif guna mewujudkan pembangunan desa yang inklusif dan responsif gender.