Pengaruh Konsentrasi ZPT NAA dan BAP Terhadap Pertumbuhan Tunas Bawang Merah (Allium cepa L. var. ascalonicum) Secara In Vitro

Authors

  • Sholihatur Rohmah Universitas Negeri Semarang Author
  • Noor Aini Habibah Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/jm.v49i1.64568

Abstract

Teknik perbanyakan bawang merah secara in vitro dianggap lebih menguntungkan karena dapat menghasilkan bibit yang lebih sehat bebas patogen dan tidak bergantung musim. Faktor keberhasilan dalam kultur in vitro diantaranya zat pengatur tumbuh (ZPT) yang digunakan dan lingkungan kultur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi ZPT NAA dan BAP terhadap pertumbuhan tunas bawang merah secara in vitro. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dua faktor yaitu konsentrasi NAA (0 ppm; 0,01 ppm; dan 0,1 ppm) dan konsentrasi BAP (0 ppm; 1 ppm; 2 ppm; dan 3 ppm). Eksplan umbi bawang merah diinkubasi selama 4 minggu. Parameter yang diamati adalah pertambahan jumlah daun, panjang daun, jumlah akar, dan panjang akar. Data dianalisis dengan Anova dua arah, diuji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil uji Anova dua arah menunjukkan bahwa konsentrasi NAA secara tungal berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah akar dan jumlah akar. Konsentrasi BAP secara tunggal berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah daun, panjang daun, dan jumlah akar. Kombinasi NAA dengan BAP berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan jumlah daun, panjang daun, jumlah akar, dan panjang akar. Hasil uji BNT menunjukkan bahwa konsentrasi NAA yang optimal dalam pertumbuhan jumlah akar dan panjang akar yaitu konsentrasi NAA 0,1 ppm. Konsentrasi BAP yang opimal dalam pertumbuhan jumlah daun, panjang daun, dan jumlah akar yaitu konsentrasi BAP 1 ppm. Kombinasi NAA dengan BAP yang optimal dalam pertumbuhan jumlah daun dan panjang daun yaitu kombinasi NAA 0 ppm dengan BAP 1 ppm. Kombinasi NAA dengan BAP yang optimal dalam pertumbuhan jumlah akar yaitu kombinasi NAA 0,1 ppm dengan BAP 1 ppm. Sedangkan kombinasi NAA dengan BAP yang optimal dalam pertumbuhan panjang akar yaitu NAA 0,1 ppm dengan BAP 2 ppm.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-10-05

Article ID

64568