Perbandingan Kinerja Alat Penghemat Bahan Bakar dengan Variasi Ignition Timing terhadap Emisi Gas Buang Kendaraan

Authors

  • Dwi Fikri Ardiansyah Universitas Negeri Semarang Author
  • Wahyudi Universitas Negeri Semarang Author

Keywords:

Alat Penghemat BBM, Ignition Timing, Emisi Gas Buang

Abstract

Kurang memadainya kendaraan umum menyebabkan masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi karena dinilai lebih efisien dalam mobilitasnya. Hal ini menimbulkan angka penggunaan kendaraan pribadi meningkat khususnya pengguna kendaraan roda dua. Semakin banyak jumlah kendaraan maka semakin banyak juga emisi gas buang yang dikeluarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja alat penghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan variasi ignition timing terhadap emisi gas buang kendaraan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini menggunakan variasi pengujian penggunaan alat penghemat BBM Femax Combo dan X-Power dengan variasi ignition timing 8º, 10º, 12º (standar), dan 14º pada motor Vario 125 cc Tahun 2012. Pengujian emisi gas buang menggunakan alat Gas Analyzer Heshbon HG-520 . Hasil pengujian diperoleh data kadar emisi gas buang berupa CO dan HC. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan alat penghemat BBM Femax Combo di setiap variasi timing pengapian menunjukkan hasil emisi gas buang yang lebih baik daripada menggunakan alat penghemat BBM X-Power. Namun dengan memvariasikan ignition timing yang dimajukan maupun dimundurkan menghasilkan peningkatan emisi gas buang kendaraan. Penurunan emisi gas buang terbaik adalah menggunakan alat penghemat BBM Femax Combo dengan ignition timing 12°. Persentase penurunan gas CO turun sebesar 72% dan gas HC turun sebesar 53% dibandingkan tanpa menggunakan alat penghemat BBM. Penggunaan alat penghemat BBM dengan ignition timing yang tepat menghasilkan emisi gas buang yang ramah lingkungan sesuai dengan ambang batas baku mutu emisi kendaraan roda dua di Indonesia.

Downloads

Published

2025-12-24

Article ID

18666