Pengaruh Penggunaan Katalis Arang Kayu Kelengkeng Terhadap Emisi Gas Buang Sepeda Motor 125 cc

Authors

  • RAMADHAN ULLIL AMMRI Universitas Negeri Semarang Author
  • M. Burhan Rubai Wijaya Universitas Negeri Semarang Author

Keywords:

Katalis Arang Kayu Kelengkeng, Pertalite, Pertamax, Emisi Gas Buang.

Abstract

Perkembangan industri otomotif sangat pesat dan menyebabkan adanya peningkatan jumlah kendaraan bermotor dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan emisi gas buang terutama di wilayah perkotaan yang meningkat secara pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komparasi kinerja katalis karbon aktif dengan katalis arang kayu kelengkeng untuk menurunkan emisi gas buang sepeda motor 125 cc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode penelitian eksperimen tentang penggunaan katalis berbahan arang kayu kelengkeng dengan mesh 40 dan mesh 60 dan menggunakan bahan bakar pertalite dan pertamax pada motor 125 cc. Pengujian emisi dengan alat Gas Analyzer QRO-402 untuk mengukur emisi gas buang. Hasil penelitian menujukkan penggunaan katalis arang kayu kelengkeng yang memiliki lubang sebanyak 32 mampu menurunkan emisi CO dan HC. Penggunaan arang kayu kelengkeng sebagai katalis dengan ukuran ayakan 40 dan 60 mesh mampu menurunkan emisi CO pada motor 125 CC, dengan penurunan tertinggi 62,35% terjadi pada katalis 60 mesh menggunakan bahan bakar Pertamax pada 2500 rpm, karena ukuran ayakan yang lebih halus meningkatkan reaktivitas dan efektivitas dalam mengurangi emisi CO. Katalis arang kayu kelengkeng efektif menurunkan emisi HC, dengan penurunan tertinggi 48,06% pada katalis 60 mesh menggunakan bahan bakar Pertalite pada 2500 rpm. Secara umum, ayakan 60 mesh lebih efektif dibanding 40 mesh, terutama pada putaran mesin tinggi dan bahan bakar oktan rendah. Katalis arang kayu kelengkeng, terutama ayakan 60 mesh, lebih efektif daripada katalis standar dalam mengurangi emisi CO dan HC, dengan selisih penurunan CO sebesar 7–15% dan HC 1,44–17,83% tergantung bahan bakar dan putaran mesin, menunjukkan potensi sebagai alternatif ramah lingkungan dan efisien untuk pengurangan emisi kendaraan. Pemanfaatan katalis dari arang kayu kelengkeng telah terbukti efektif dalam mengurangi emisi gas buang CO dan HC, sejalan dengan ketentuan yang diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun 2023 serta standar baku mutu kebisingan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.56 Tahun 2019.

 

Downloads

Published

2025-12-24

Article ID

26817