Peran Mediasi Self-Efficacy Pada Pengaruh Pengenalan Lapangan Persekolahan Dan Lingkungan Keluarga Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan
DOI:
https://doi.org/10.15294/baej.v7i1.49401Keywords:
Pengenalan Lapangan Persekolahan, Lingkungan Keluarga, Self-Efficacy, Kesiapan Menjadi GuruAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Mediasi Self-Efficacy Pada Pengaruh Pengenalan Lapangan Persekolahan dan Lingkungan Keluarga terhadap Kesiapan Menjadi Guru mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 63 mahasiswa dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket dengan skala Likert empat tingkat. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLP berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan menjadi guru dan self-efficacy. Lingkungan keluarga tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kesiapan menjadi guru, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy. Self-efficacy juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan menjadi guru. Selain itu, self-efficacy terbukti mampu memediasi pengaruh PLP dan lingkungan keluarga terhadap kesiapan menjadi guru. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat kajian mengenai pentingnya pengalaman praktik lapangan dan keyakinan diri mahasiswa dalam membentuk kesiapan profesional calon guru.