Sisi Gelap Kewirausahaan Digital: Kelelahan Media Sosial, Kelelahan Digital, dan Kinerja Bisnis di Kalangan Mompreneur
DOI:
https://doi.org/10.15294/baej.v7i1.49497Keywords:
Social Media Fatigue, Digital Burnout, Business Performance, Digital Entrepreneurship, Mompreneurs, Social CommerceAbstract
Perkembangan digital entrepreneurship mendorong mompreneurs semakin bergantung pada media sosial dalam menjalankan aktivitas bisnis, namun penggunaan media sosial secara intensif juga berpotensi menimbulkan social media fatigue dan digital burnout yang dapat memengaruhi business performance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media fatigue terhadap digital burnout dan business performance serta menguji peran mediasi digital burnout pada mompreneurs di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain causal explanatory. Data dikumpulkan melalui kuesioner online terhadap 400 mompreneurs yang aktif menjalankan bisnis berbasis media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan Python dan Semopy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media fatigue berpengaruh positif dan signifikan terhadap digital burnout serta berpengaruh negatif dan signifikan terhadap business performance. Selain itu, digital burnout juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap business performance serta terbukti memediasi hubungan antara social media fatigue dan business performance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intensitas penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menimbulkan tekanan psikologis yang berdampak pada penurunan performa bisnis mompreneurs. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur digital entrepreneurship, technostress, burnout theory, dan women entrepreneurship dalam konteks social commerce.