Pengaruh Identitas Moral, Religiusitas, dan Tekanan Sosial terhadap Perilaku Etis Mahasiswa dalam Penggunaan AI dengan Kecerdasan Emosional sebagai Variabel Moderasi

Authors

  • Amelia Puja Lestari Universitas Negeri Semarang Author
  • Kardiyem Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/baej.v7i1.54035

Keywords:

Ethical Behavior, Artificial Intellegence, Accounting Education, Moral Identity, Religiosity, Emotional Intelligence

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan
memberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa, namun juga
menimbulkan tantangan etika akademik seperti plagiarisme,
ketergantungan teknologi, dan menurunnya kemampuan berpikir
kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh identitas moral,
religiusitas, dan tekanan sosial terhadap perilaku etis mahasiswa dalam
penggunaan AI dengan kecerdasan emosional sebagai variabel
moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
analisis SEM-PLS pada 118 mahasiswa Pendidikan Akuntansi
Universitas Negeri Semarang angkatan 2022 yang dipilih melalui
simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
identitas moral dan religiusitas berpengaruh positif dan signifikan
terhadap perilaku etis mahasiswa dalam penggunaan AI, sedangkan
tekanan sosial tidak berpengaruh signifikan. Kecerdasan emosional
tidak mampu memoderasi pengaruh identitas moral dan religiusitas
terhadap perilaku etis, namun mampu memperkuat pengaruh tekanan
sosial terhadap perilaku etis mahasiswa. Temuan ini menunjukkan
bahwa faktor internal berupa identitas moral dan religiusitas menjadi
determinan utama perilaku etis mahasiswa dalam penggunaan AI.
Implikasinya, perguruan tinggi perlu memperkuat pendidikan karakter,
integritas akademik, dan pedoman penggunaan AI yang bertanggung
jawab guna mendukung pemanfaatan teknologi secara etis.

Downloads

Published

2026-06-15

Article ID

54035