PENGEMBANGAN MEDIA E-FLIPBOOK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PERAWATAN KULIT WAJAH TIDAK BERMASALAH MANUAL PADA SISWA SMK LABSCHOOL UNESA 1 SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.15294/bbhe.v15i1.48464Keywords:
media pembelajaran, filpbook, perawatan kulit wajah, hasil pembelajaranAbstract
Rancangan media pembelajaran yang efektif memegang peranan strategis didalam mengakselerasi pemahaman konseptual, kemahiran teknis, serta efektivitas capaian instruksional peserta didik. Kerangka metodologis yang diadopsi dalam pengembangan media ini adalah model ADDIE, yang mencakup tahapan sistematis mulai dari analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), hingga evaluasi (evaluation). Guna mengukur fluktuasi hasil belajar di dimensi kognitif dan psikomotorik, penelitian ini menggunakan desain eksperimen One-Group Pretest-Posttest terhadap 32 siswa kelas X TKKR di SMK Labschool UNESA 1 Surabaya. Instrumen pengumpulan data diorkestrasi melalui teknik observasi langsung, evaluasi berbasis tes, serta penyebaran angket, yang selanjutnya dianalisis secara kuantitatif menggunakan kalkulasi nilai rata-rata dan uji signifikansi (uji-t) untuk memastikan akurasi temuan penelitian.Temuan penelitian memberi indikasi empiris yang kuat terhadap efektivitas penggunaan media pembelajaran itu melalui tiga parameter utama. Pertama, hasil validasi terhadap media e-flipbook menghasilkan skor rerata sekitar 4,4, yang menempatkannya pada kualifikasi “Baik” sehingga dinyatakan sangat layak untuk diintegrasikan dalam proses instruksional. Kedua, terdapat eskalasi hasil belajar yang signifikan secara statistik dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Hal ini terefleksi dari fluktuasi nilai rata-rata pretest sekitar 65,25 yang meningkat drastis menjadi 84,50 pada posttest, serta diperkuat oleh capaian nilai praktik yang menyentuh angka 84,78.Ketiga, analisis terhadap respons peserta didik menunjukkan tingkat akseptabilitas yang tinggi dengan perolehan skor rata-rata 4,3 dalam kategori “Baik”.