Penguatan Kapasitas Guru SMK N 1 Karimunjawa dalam Merancang Pembelajaran Mendalam Berbasis Computational Thinking dan Potensi Lokal

Authors

  • Sugianto Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Budi Astuti Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Sugiyanto Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Putut Marwoto Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Secho Nur Faizah Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Rina Widyawati Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Tahlili Nur Aini Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author

Keywords:

computational thinking, pembelajaran mendalam, pengembangan guru, pendidikan kontekstual

Abstract

Guru-guru di SMK Negeri 1 Karimunjawa menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan computational thinking (CT) dan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang kontekstual ke dalam proses pembelajaran. Keterbatasan pemahaman ini menghambat terciptanya suasana belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut melalui pelatihan intensif dan pendampingan berkelanjutan dalam pengembangan modul pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan potensi kelautan dan pariwisata lokal. Metode pelaksanaan program terdiri dari empat tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan intensif (daring dan luring), implementasi dan pendampingan, serta evaluasi dan refleksi. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep CT dan kepercayaan diri guru secara keseluruhan. Sebanyak 23 guru berkomitmen dan berhasil menyusun perencanaan pembelajaran berbasis CT yang relevan dengan kearifan lokal. Selain itu, hasil uji coba modul "Pelayanan Prima Housekeeping" pada kelas Perhotelan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa, menumbuhkan berpikir kritis, serta membangun kesadaran lingkungan.

Downloads

Published

2026-08-04

Article ID

58312

Issue

Section

Articles