Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Masyarakat Dalam Pengelolaan Sanitasi Lingkungan Di Kawasan Sempadan Sungai Sambong Kabupaten Batang

Authors

  • Muhamad Fadli Universitas Negeri Semarang Author
  • Rahma Hayati Universitas Negeri Semarang Author
  • Ananto Aji Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/edugeo.v14i1.28601

Keywords:

Sempadan Sungai, Sanitasi Lingkungan , Pengetahuan Sanitasi, Perilaku Msyarakat

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dan meningkatnya pemukiman di sepanjang Sungai Sambong Kabupaten Batang, memungkinkan terjadinya perubahan lingkungan di wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengukur hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sanitasi lingkungan di kawasan sempadan Sungai Sambong Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanasi. Lokasi penelitian terletak di Kelurahan Karangasem Utara dan Desa Klidang Lor Kecamatan Batang. Sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan regresi linear sederhana. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat di Kawasan Sempadan Sungai Sambong berada pada kategori sedang, dengan rata-rata skor sebesar 56%. Faktor-faktor internal seperti pendidikan, usia, dan pekerjaan memengaruhi tingkat pengetahuan yang baik ini. Namun, perilaku masyarakat dalam pengelolaan sanitasi lingkungan tergolong buruk, sebagaimana ditunjukkan oleh 54,2% responden yang memiliki skor perilaku rendah. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki pengetahuan yang cukup, masyarakat cenderung enggan menerapkan pengelolaan sanitasi lingkungan dengan baik. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap perilaku, di mana setiap peningkatan satu unit pengetahuan akan meningkatkan perilaku sebesar 0,036 unit. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan edukasi secara berkala, memperkuat pengawasan pengelolaan sanitasi lingkungan, dan mengembangkan infrastruktur seperti sarana air bersih, pengelolaan limbah, dan fasilitas sanitasi lainnya untuk mendukung kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Author Biographies

  • Rahma Hayati, Universitas Negeri Semarang

    Departement Of Geography

  • Ananto Aji, Universitas Negeri Semarang

    Departement Of Geography

Downloads

Published

2026-04-30

Article ID

28601