Analisis Indeks Konektivitas Objek Wisata Religi di Kota Semarang untuk Mendukung Kunjungan Wisatawan
DOI:
https://doi.org/10.15294/geoimage.v15i1.40537Keywords:
Connectivity Index, Religious Tourism, Motivation of Tourists.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konektivitas antar destinasi wisata religi di Kota Semarang dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dipetakan secara spasial menggunakan Avenza Maps dan Geographic Information System (GIS). Analisis dilakukan dengan metode network analyst dan penghitungan indeks konektivitas Alpha, Beta, dan Gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran destinasi wisata religi cenderung mengelompok di wilayah pusat dan barat laut kota, khususnya di Kecamatan Semarang Tengah, Semarang Utara, dan Gayamsari. Nilai indeks konektivitas yang rendah (Alpha 0,0124; Beta 1,0231; Gamma 0,3422) menunjukkan keterbatasan jalur alternatif antar destinasi, dengan beberapa titik seperti Masjid Agung Jawa Tengah dan Klenteng Sam Poo Kong menjadi simpul utama jaringan. Motivasi kunjungan wisata religi didominasi oleh wisatawan dengan tujuan spiritual (72%) dan bertamasya (68%). Temuan ini menunjukkan pentingnya pengalaman budaya dan spiritual dalam keputusan berwisata. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur jalan sekunder, penyediaan jalur alternatif, serta pengembangan fasilitas penunjang di sekitar objek wisata religi guna mendorong pemerataan kunjungan dan meningkatkan kenyamanan wisatawan.
