Keabsahan Kontrak Elektronik Anak dalam Transaksi Game Online Menurut Pasal 1320 KUHPerdata dan UNCITRAL

Authors

  • Muhammad Rizieq Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/ipmhi.v5i4.44238

Keywords:

Kontrak elektronik, Anak di bawah umur, Game online, Kecakapan hukum, UNCITRAL Model Law

Abstract

Perkembangan game online telah mendorong terjadinya transaksi elektronik yang dapat dilakukan secara instan, termasuk oleh anak di bawah umur. Kondisi ini menimbulkan persoalan hukum mengenai keabsahan kontrak elektronik yang dibuat oleh anak, khususnya terkait pemenuhan unsur kecakapan sebagaimana disyaratkan dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan kontrak elektronik yang dibuat oleh anak dalam transaksi game online dengan meninjau Pasal 1320 KUHPerdata dan prinsip-prinsip dalam UNCITRAL Model Law on Electronic Commerce. Permasalahan utama yang dikaji adalah apakah kontrak yang terbentuk melalui mekanisme klik persetujuan telah memenuhi syarat sah perjanjian ketika pelakunya belum cakap secara hukum. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, perbandingan, dan konseptual, serta dianalisis secara kualitatif terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak elektronik dalam transaksi game online diakui keabsahan bentuknya menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan sejalan dengan prinsip functional equivalence serta technology neutrality. Namun, apabila dibuat oleh anak di bawah umur, kontrak tersebut tidak memenuhi syarat subjektif kecakapan, sehingga berstatus dapat dibatalkan, bukan batal demi hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan harmonisasi antara pengaturan kontrak elektronik dan prinsip hukum perdata serta penguatan mekanisme verifikasi usia dan persetujuan orang tua guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan anak dalam transaksi digital.

References

Arifuddin, Qadriani, Riswan Riswan, Muhammad Adam HR, Bulkis Bulkis, Abdul Latif, Salma Salma, Hasnawati Hasnawati, A Ariani Hidayat, and Nur Indah. Metodologi Penelitian Hukum. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2025. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=fDE_EQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR1&dq=Metodologi+Penelitian+Hukum+riswan&ots=ZqiAmnbr2B&sig=u1ILA3x9nq1w0_mtfRRYYUDD4Gc&redir_esc=y#v=onepage&q=Metodologi Penelitian Hukum riswan&f=false.

Artanti, Dyah Ayu, and Men Wih Widiatno. “Keabsahan Kontrak Elektronik Dalam Pasal 18 Ayat 1 UU ITE Ditinjau Dari Hukum Perdata Di Indonesia.” JCA of Law 1, no. 1 (2020). https://jca.esaunggul.ac.id/index.php/law/article/view/10/0.

Audina, Audina. “Implikasi Jual Beli Online Oleh Anak Di Bawah Umur Menurut Pasal 1320 KUH Perdata Di Instagram.” Universitas Islam Riau, 2021. https://repository.uir.ac.id/id/eprint/15963.

Ayunda, Rahmi, and Melvina Octaria. “Kedudukan Anak Dibawah Umur Sebagai Subjek Hukum Dalam Transaksi E-Commerce Di Indonesia.” Justitia: Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora 9, no. 1 (2022): 231–44. https://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/Justitia/article/view/3422.

Azkiya, Qonita Hafizatul, and Allan Mustafa Umami. “TINJAUAN YURIDIS KONTRAK PEMBELIAN APLIKASI GAME ONLINE YANG DILAKUKAN ANAK DI BAWAH UMUR.” Jurnal Rekomendasi Hukum 1, no. 3 (2025): 422–31. https://jurnal.unram.ac.id/index.php/rekomendasihukum/article/view/6577.

Basani, Christin Septina, Deni Saptana, and Eni Dasuki Suhardini. “Kecakapan Pihak Yang Melakukan Kontrak Digital Melalui Pembelian Online Dan Pihak Yang Dapat Dimintai Pertanggungjawaban Atas Barang Yang Sudah Dibeli Menurut Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia.” Journal of Contemporary Law Studies 2, no. 3 (2025): 185–94.

https://doi.org/https://doi.org/10.47134/lawstudies.v2i3.3790.

Fauji, Asep Ahmad. “Penerapan Prinsip UNCITRAL Model Law Dalam Pembuktian Kasus Transaksi Elektronik Di Indonesia.” University Of Bengkulu Law Journal 2, no. 1 (2017): 90–102. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/ubelaj.2.1.90-102.

Irmanutama, Raihan Faiz. “KEABSAHAN TRANSAKSI ANAK DI BAWAH UMUR DALAM PEMBELIAN MATA UANG GAME ONLINE (STUDI PERBANDINGAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA DAN KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARI’AH).” UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA, 2024. http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/65769.

Jaelani, Elan, Utang Rosidin, and N Santi Novia. “Keabsahan Transaksi Jual Beli Daring Oleh Anak Dibawah Umur Dihubungkan Dengan KUHPerdata Dan UU ITE.” Transparansi Hukum 5, no. 1 (2022). https://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/transparansihukum/article/view/4197.

Kandriana, Muhammad, Sri Atika, and Muhammad Wildan. “Syarat Subjektif Dan Objektif Perjanjian Jual Beli: Relevansi Pasal 1320 KUHPerdata Dalam Praktik Modern.” UNES Law Review 8, no. 1 (2025): 221–28. https://doi.org/https://doi.org/10.31933/unesrev.v8i1.2476.

Madihah, Maysa, and Muhammad Maksum. “KONTRAK TRANSAKSI ELEKTRONIK ANAK DI BAWAH UMUR DALAM GAME ONLINE: PERSPEKTIF HUKUM SYARIAH AHLIYYAH AL-ADA’.” Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam 11, no. 1 (2025): 78–99. https://doi.org/https://doi.org/10.61817/ittihad.v11i1.243.

Nurfieni, Amrin, and Retnaning Muji Lestari. “Legal Issues in Online Transactions Involving Minors.” Walisongo Law Review (Walrev) 6, no. 2 (2024). https://doi.org/https://doi.org/10.21580/walrev.2024.6.2.23733.

Purbati, Ayu. “Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terkait Wanprestasi Melalaui E-Commerce Menurut Undasng-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen,” 2019. https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/39854.

Rahman, Alif, Nuril Ammi Nasution, and Hafizah Zahwa Sitorus. “Keabsahan Suatu Perjanjian Yang Dibuat Tanpa Menyematkan Nama Pihak Yang Berjanji.” Zaaken: Journal of Civil and Business Law 6, no. 1 (2025): 23–41. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/zaaken.v6i1.38948.

Rindasiwi, Billy Perdana. “Evaluasi Regulasi Permainan Interaktif Elektronik Di Indonesia (Studi Terhadap Transaksi Elektronik Atas Benda Virtual).” Universitas Islam Riau, 2022. https://repository.uir.ac.id/id/eprint/13498.

Rizkia, Nanda Dwi, and Hardi Fardiansyah. Metode Penelitian Hukum (Normatif Dan Empiris). Penerbit Widina, 2023. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=2X1JEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA73&dq=Metode+Penelitian+Hukum+(Normatif+Dan+Empiris&ots=ABpa_yYt7Q&sig=rkGtpJwMjAQ9UscpqAuN5jhXOsc&redir_esc=y#v=onepage&q=Metode Penelitian Hukum (Normatif Dan Empiris&f=false.

Shadikhodjaev, Sherzod. “Technological Neutrality and Regulation of Digital Trade: How Far Can We Go?” European Journal of International Law 32, no. 4 (2021): 1221–47. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/ejil/chab054.

Soewandi, Rayhan Diokabilla. “Keabsahan Jual Beli Benda Virtual Melalui Sistem Gacha Dalam Game Online.” Universitas Islam Indonesia, 2024. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/dspace.uii.ac.id/123456789/48954.

Sopiani, Susi, Vika Nur Senda, Mochamad Fajar Muzzamil, and Dikha Anugrah. “IMPLIKASI HUKUM KETIDAKTERPENUHAN SYARAT SUBJEKTIF DALAM PASAL 1320 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA TERHADAP KEABSAHAN PERJANJIAN.” Letterlijk 1, no. 2 (2024): 169–82.

https://journal.fhukum.uniku.ac.id/letterlijk/article/view/109.

Suadi, I Putu Merta, Ni Putu Rai Yuliartini, and Si Ngurah Ardhya. “Tinjauan Yuridis Subyek Hukum Dalam Transaksi Jual Beli Online/e-Commerce Ditinjau Dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.” Jurnal Komunitas Yustisia 4, no. 2 (2021): 668–81. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jatayu/article/view/38164.

Syahrin, Muhammad Alvi. “Konsep Keabsahan Kontrak Elektronik Berdasarkan Hukum Nasional Dan Uncitral Model Law On Electronic Commerce Tahun 1996: Studi Perbandingan Hukum Dan Impilkasinya Dalam Hukum Perlindungan Konsumen.” Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan 9, no. 2 (2020): 105–22. https://journal.fh.unsri.ac.id/index.php/repertorium/article/view/419.

Toumahu, Abdul Cholik, and Reni Anggraini. “Analysis of Electronic Agreements Made by Minors in Ecommerce Transactions in The Perspective of Indonesian Positive Law.” Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan 5, no. 2 (2024): 88–94. https://journal.umy.ac.id/index.php/jphk/article/view/19584.

Usman, Raphaellee Peters Putra, and Moody Rizqy Syailendra Putra. “Akibat Hukum Dan Pertanggungjawaban Terhadap Perjanjian Elektronik Yang Dibuat Oleh Anak Di Bawah Umur.” Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development 6, no. 4 (2024): 1014–21. https://doi.org/https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4.960.

“UU 1/2024: Perubahan Kedua UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE,” 2024. https://jdih.kemenkoinfra.go.id/uu-12024-perubahan-kedua-uu-no-11-tahun-2008-tentang-ite?

Valoka, Metta, and Richard C Adam. “Upaya Pentingnya Keabsahan Suatu Kontrak Elektronik Yang Dilakukan Anak Dibawah Umur Dalam Aplikasi Perdagangan Elektronik.” UNES Law Review 6, no. 2 (2023): 5641–46. https://review-unes.com/law/article/view/1391.

Verdiana, Norasya. “Rekonstruksi Regulasi Batas Kedewasaan Atau Kecakapan Seseorang Dalam Melakukan Perbuatan Hukum Berbasis Nilai Keadilan,” no. 2 (2022): 1–354. https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/26714.

Wulandari, Bernadetta Tjandra, and Pitriani Pitriani. “Consumer Protection Law in Electronic Transactions: Challenges and Solutions in the Digital Era in Indonesia.” The Journal of Academic Science 2, no. 6 (2025): 1707–16. https://thejoas.com/index.php/thejoas/article/view/351.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik;

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata;

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Sistem Dan Transaksi Elektronik;

UNCITRAL. Model Law on Electronic Commerce with Guide to Enactment 1996. United Nations, 1998. https://uncitral.un.org/sites/uncitral.un.org/files/media-documents/uncitral/en/19-04970_ebook.pdf.

Downloads

Published

2026-05-31

Article ID

44238