URGENSI PRINSIP FREE, PRIOR, AND INFORMED CONSENT (FPIC) SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN TERHADAP MASYARAKAT DALAM PROSES PERIZINAN TAMBANG BATU GAMPING DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.15294/ipmhi.v5i4.44706Keywords:
FPIC, partisipasi masyarakat, tambang batugampingAbstract
Penerapan prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) sebagai mekanisme perlindungan hak masyarakat dalam proses perizinan pertambangan batu gamping di Indonesia masih belum diterapkan secara tegas. Permasalahan utama yang diangkat adalah masih adanya kesenjangan antara pengaturan partisipasi publik dalam regulasi dengan perlindungan substantif terhadap masyarakat terdampak, yang seringkali menimbulkan kerusakan lingkungan, konflik sosial, serta terbatasnya akses masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana regulasi perizinan pertambangan telah mengakomodasi standar FPIC serta menilai pentingnya prinsip FPIC dalam memperkuat perlindungan masyarakat dalam tata kelola pertambangan batu gamping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis mendalam terhadap peraturan perundang-undangan, literatur akademik, dokumen kebijakan, serta studi kasus yang berkaitan dengan praktik pertambangan batu gamping di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan dianalisis untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian antara kerangka regulasi dengan unsur-unsur FPIC, yaitu kebebasan dari paksaan, keterlibatan sebelum keputusan diambil, akses terhadap informasi yang memadai, serta adanya persetujuan yang bermakna. Hasil analisa menunjukkan bahwa meskipun regulasi di Indonesia secara formal menyediakan mekanisme partisipasi publik melalui AMDAL dan prosedur perizinan, namun implementasinya masih bersifat administratif dan belum menjamin persetujuan substantif masyarakat. Keterbatasan akses informasi, sentralisasi kewenangan perizinan, serta tidak adanya hak penolakan yang tegas menyebabkan standar FPIC belum terpenuhi secara optimal dan berpotensi memunculkan konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip FPIC memiliki peran penting untuk mewujudkan tata kelola pertambangan batu gamping yang adil, partisipatif, dan berkelanjutan. Penguatan kerangka regulasi, perbaikan mekanisme partisipasi deliberatif, serta peningkatan akses keadilan bagi masyarakat menjadi langkah penting guna menjamin perlindungan hak masyarakat secara lebih substantif.
References
Undang-Undang Dasar 1945. https://peraturan.bpk.go.id/Details/101646/uud-no--
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja UU Cipta Kerja 2023. https://peraturan.bpk.go.id/Download/189716/UU%20Nomor%202%20Tahun%202022.pdf
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38771/uu-no-32-tahun-2009
Ahsana Nadiyya, Ayu Putri Rainah Petung Banjaransari dan Heni Rosida. “Menakar Undang-Undang Mineral Dan Batubara Terhadap Kerentanan Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat.” Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis 2, no. 3 (2021): 195–212. https://ojs.rewangrencang.com/index.php/JHLG/article/view/42.
Aryoko, Gautama, Novianto Gregorius, Suhardono Dandung, and Agus. “SUMBERDAYA, CADANGAN, PRODUKSI MINERAL DAN BATUAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2018.” Jurnal Qua Teknika 11, no. 1 (2021). https://doi.org/10.35457/quateknika.v11i1.1452.
Doyle, Cathal, Rojas Garzon, Viviane Weitzner, Tami Okamoto, Editing Cathal Doyle, Andy Whitmore, and Helen Tugendhat. Free Prior Informed Consent Protocolsas Instruments of Autonomy : Laying Foundations for Rights Based Engagement. Edited by Cathal Doyle, Andy Whitmore, and Helen Tugendhat. Köln: Institut für Ökologie und Aktions-Ethnologie, 2019. www.enip.eu.
Ferdiansyah Agustinus, Ivan. “Mineral and Coal Mining Business and Management in Indonesia from the Indonesian Constitutional Viewpoint.” Journal of World Science 1, no. 7 (2022). https://doi.org/10.58344/jws.v1i7.68.
Gaffar, Nurul Fadli. “PERAIRAN SPERMONDE ( Berdasarkan PermenLH No . 17 Tahun 2012 ) PERAIRAN SPERMONDE.” UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR, 2022. https://www.researchgate.net/profile/Nurul-Gaffar-2/publication/388381752_PARTISIPASI_MASYARAKAT_DALAM_PENYUSUNAN_DOKUMEN_AMDAL_PENAMBANGAN_PASIR_LAUT_DI_PERAIRAN_SPERMONDE_Berdasarkan_PermenLH_No17_Tahun_2012/links/6794d8d04c479b26c9b59c43/PARTISIPASI-MA.
Harliansyah, Harliansyah, Astiti Swanita Rini, Eva Nopitasari Siagian, Tuntas Karawahno Andjab, and Rokhaya Fall. “FREE, PRIOR AND INFORMED CONSENT IN FULFILLING THE CONSTITUTIONAL RIGHTS OF CITIZENS IN THE MINING SECTOR.” International Journal of Law, Environment, and Natural Resources 1, no. 1 (2021). https://doi.org/10.51749/injurlens.v1i1.2.
Hofbauer, Jane. “Free, Prior and Informed Consent (FPIC).” SSRN Electronic Journal, 2022. https://doi.org/10.2139/ssrn.4084700.
Huda, Muhammad Chairul. Metode Penelitian Hukum Pendekatan Yuridis Sosiologis. Edited by Ilyya Muhsin. The Mahfud Ridwan Institute. 1st ed. Semarang: The Mahfud Ridwan Institute, 2021. http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/14262.
Jatam Sulteng. “Warga Bangkep Tolak Tambang Batu Gamping, Ancam Kawasan Karst Dan Sumber Mata Air,” 2025. https://jatamsulteng.org/warga-bangkep-tolak-tambang-batu-gamping-ancam-kawasan-karst-dan-sumber-mata-air/.
Jonaedi, Efendi, and Prasetijo Rijadi. Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris (Edisi Kedua). Kencana. 2nd ed. Vol. 2. Jakarta: KENCANA, 2022. https://books.google.co.id/books?id=j1W6EAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_atb#v=onepage&q&f=false.
Kahiu, Dorothy Kagweria. “CONSULTANCY SERVICES FOR THE NILALEG PROJECT FOR REVIEW AND UPDATE OF THE PROJECT’S ENVIRONMENTAL & SOCIAL MANAGEMENT PLAN AND ASSOCIATED DOCUMENTS ACROSS FIVE LANDSCAPES : FREE, PRIOR AND INFORMED CONSENT PROCESS REPORT.” Omaoipanga, December 2024. https://www.undp.org/sites/g/files/zskgke326/files/2025-03/5640-fpic_final.pdf.
Khairuddin, Ahmad. “PENGELOLAAN TAMBANG DALAM PERSPEKTIF HADIST.” Religion : Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya 3, no. 6 (2024).
Krisnaputra, Musa, Satria Nashuha Dharma, Syachwal Al Ayubi, and Andari Hajeng Danastri. “E Fektivitas Partisipasi Publik Dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan ( AMDAL ) Pasca Undang-Undang Cipta Kerja.” Jurnal Kajian Hukum 6, no. 3 (2025): 651–59. https://jurnal.bundamediagrup.co.id/index.php/iuris/article/view/1033.
Martadiastuti, Vanadia, Bella Pratiwi, and Rinal Khaidar Ali. “Kualitas, Pemodelan 3-Dimensi, Dan Estimasi Cadangan Pada Kuari Batugamping, PT Semen Indonesia (Persero), Tbk., Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah.” Jurnal Geosains Dan Teknologi 5, no. 1 (2022). https://doi.org/10.14710/jgt.5.1.2022.53-60.
Nugroho, Anastasha Ruth, and Fatma Ulfatun Najicha. “PEMENUHAN HAK ASASI MANUSIA ATAS LINGKUNGAN HIDUP YANG SEHAT.” Yustitia 9, no. 1 (2023). https://doi.org/10.31943/yustitia.v9i1.175.
Nuzul, A A D, F Rahman, and ... “… AKTIVITAS PENAMBANGAN MARMER DI KEC. BONTOCANI KAB. BONE PASCA PENGESAHAN UU NO. 3 TAHUN 2020 TENTANG MINERAL DAN BATUBARA.” … Hukum Tata Negara …, 2024. https://ejournal.stisdarussalam.ac.id/index.php/jd/article/view/68.
Remal Agungta Ketaren, Saher, and M. Rizki Yudha Prawira. “Unheard Voices: Analyzing Non-Compliance with the FPIC Principle in Protecting Indigenous Peoples’ Rights in Indonesia.” Law Development Journal 6, no. 4 (2024). https://doi.org/10.30659/ldj.6.4.478-502.
Saly, Jeane Neltje, Majolica Ocarina Fae, Lamsiur Kinanti, and Gracia. “Akselerasi Hukum Adat: Penerapan Prinsip Free, Prior, Informed Consent (FPIC) Bagi Masyarakat Adat.” Yustitiabelen 10, no. 1 (2024): 14–26. https://doi.org/10.36563/yustitiabelen.v10i1.923.
Santiadi, Kukuh. “Pengaturan Dan Penerapan Upaya Adminstratif Dalam Konteks Sistem Peradilan Administrasi Di Indonesia.” Universitas Islam Indonesia. UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA YOGYAKARTA, 2023. http://hdl.handle.net/123456789/47719.
Sawathvong, Soukphavanh, and Kimihiko Hyakumura. “Landscapes , and Livelihoods ” Project in Lao PDR : The FPIC,” 2024. https://www.mdpi.com/2073-445X/13/4/408.
Subekti, Rahayu, and Amalina Ghaisani Putri. “Partisipasi Masyarakat Dalam Penyusunan AMDAL Di Kabupaten Sukoharjo.” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha 10, no. 1 (2022).
Sulaiman, Muhammad Hatta, and Jufri. “Sustainable Recovery Strategies for Ecosystem Restoration and Conservation Post-ASGM.” EcoVision: Journal of Environmental Solutions 2, no. 1 (2025).
Surendra, Alifiansyah Wahyu, and Muhammad Mahbub Rizqi. “KUALITAS BATUGAMPING KKRISTALIN SEBAGAI BAHAN BAKU SEMEN PORTLAND DAERAH WATUAGUNG DAN SEKITARNYA, WATULIMO, TRENGGALEK, PROVINSI JAWA TIMUR.” GEODA 02, no. 01 (2021). https://journal.itny.ac.id/index.php/geoda/article/view/1822.
Umniyah, Qurrotul, Maria Ulfa Tuzzitqiah, and Isma Wardatus Sholehah. “Bargaining Position of The Government in the Mining Sector Regarding the Change to a Special Mining Business Permit.” INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE AND EDUCATION RESEARCH STUDIES 03, no. 06 (2023). https://doi.org/10.55677/ijssers/v03i6y2023-10.
Yanto, Indri, and Novia Zalmita. “PARTICIPATION OF JAGONG JEGET VILLAGE COMMUNITY IN FOREST REHABILITATION IN JAGONG JEGET DISTRICT, CENTRAL ACEH REGENCY ACCORDING TO ARNSTEIN’S THEORY.” Jurnal Samudra Geografi 7, no. 1 (2024). https://doi.org/10.33059/jsg.v7i1.12063.








