PENGARUH MODEL FABULA SPEKULATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL MALUKU UTARA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SISTEM DAN KREATIVITAS RADIKAL SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 48 KOTA TERNATE
DOI:
https://doi.org/10.15294/jlj.v14i4.39838Keywords:
Teaching and Learning Qualities, Inquiry, Adventure boardAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model fabula spekulatif berbasis kearifan lokal Maluku Utara terhadap kemampuan berpikir sistem dan kreativitas radikal siswa kelas V dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 48 Kota Ternate. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 48 Kota Ternate tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 48 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, terdiri dari 24 siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan 24 siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir sistem (30 butir soal pilihan ganda) dan angket kreativitas radikal (20 pernyataan skala Likert) yang telah divalidasi ahli dan diuji reliabilitasnya (α=0,87 untuk berpikir sistem; α=0,85 untuk kreativitas radikal). Data dianalisis menggunakan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir sistem antara kelompok eksperimen dan kontrol (F=48,72; p=0,000<0,05); (2) terdapat perbedaan yang signifikan kreativitas radikal antara kelompok eksperimen dan kontrol (F=42,18; p=0,000<0,05); (3) model fabula spekulatif berbasis kearifan lokal Maluku Utara memberikan pengaruh sebesar 65,3% terhadap peningkatan kemampuan berpikir sistem dan 61,8% terhadap kreativitas radikal. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model fabula spekulatif berbasis kearifan lokal Maluku Utara efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir sistem dan kreativitas radikal siswa secara signifikan.