PERSEPSI GURU TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK SISWA PASCABENCANA ERUPSI GUNUNG IBU, KAB. HALMAHERA UTARA

Authors

  • Fadiya Dina Hanifa Politeknik Bentara Citra Bangsa Author
  • Kurnia Mega Hapsari Politeknik Bentara Citra Bangsa Author
  • Yanti BR Sitepu Politeknik Bentara Citra Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/jlj.v15i1.45717

Keywords:

Resiliensi akademik; Bencana; Pendidikan inklusif;

Abstract

Erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat sejak Mei 2024 telah menimbulkan gangguan signifikan terhadap sistem pendidikan, termasuk terhambatnya proses belajar mengajar, keterbatasan akses pembelajaran, dan peningkatan risiko stres psikososial pada siswa. Dalam situasi krisis semacam ini, resiliensi akademik menjadi salah satu aspek penting yang menentukan keberlanjutan pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi guru terhadap resiliensi akademik siswa pascabencana, dengan fokus pada sejauh mana guru menilai siswa mampu mempertahankan motivasi belajar, keterlibatan akademik, dan ketekunan meskipun berada dalam kondisi darurat. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dengan jawaban dikotomis (Ya/Tidak) yang mencakup dimensi ketekunan, pemahaman materi, aktivitas belajar, serta dukungan sosial dan emosional siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru di wilayah terdampak erupsi Gunung Ibu. Hasil yang diharapkan adalah potret persepsi guru mengenai ketahanan akademik siswa, yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi pendidikan darurat dan perumusan kebijakan pendidikan inklusif berbasis kebencanaan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur tentang resiliensi akademik, serta memperkuat peta jalan penelitian Politeknik Bentara Citra Bangsa dalam pengembangan model pendidikan tangguh di daerah kepulauan. 

Downloads

Published

2026-04-04

Article ID

45717