KURANGNYA PENGEMBANGAN SOFT SKILLS PADA SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

Authors

  • Akhmad Junaedi Author
  • Felyza Prabandari Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/jlj.v14i1.64454

Keywords:

Kurikulum Merdeka, pengembangan soft skills, pendidikan abad ke-21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kurangnya pengembangan soft skills siswa dalam implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Soft skills merupakan kompetensi non-kognitif yang mencakup kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreativitas, empati, dan kemandirian yang sangat dibutuhkan dalam pembelajaran abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sejumlah jurnal nasional yang membahas implementasi Kurikulum Merdeka dan pengembangan soft skills siswa. Data dikaji secara deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi pola permasalahan, faktor penyebab, serta temuan utama terkait pengembangan soft skills dalam praktik pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar dalam mengembangkan soft skills melalui pembelajaran berpusat pada siswa, pembelajaran berbasis proyek, dan penguatan karakter. Namun, implementasinya di lapangan belum optimal karena guru masih berfokus pada aspek kognitif, kurangnya perencanaan pembelajaran yang secara khusus menargetkan soft skills, keterbatasan pemahaman tentang asesmen non-kognitif, serta minimnya pelatihan dan pendampingan guru. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan soft skills siswa dalam Kurikulum Merdeka memerlukan penguatan kompetensi guru, dukungan kebijakan sekolah, serta perencanaan pembelajaran yang terintegrasi agar tujuan kurikulum dapat tercapai secara optimal.

Downloads

Published

2026-09-25

Article ID

64454