Eksistensi Permainan Tradisional Engklek Dalam Menjaga Ingatan Sosial Dan Identitas Budaya Nusantara

Authors

DOI:

https://doi.org/10.15294/jpoi.v2i2.42135

Keywords:

Permainan Tradisional, Engklek, Budaya, Ingatan

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan eksistensi permainan tradisional engklek dalam menjaga ingatan sosial dan identitas budaya Nusantara di kalangan peserta didik sekolah dasar. pengabdian ini didasarkan pada fenomena pergeseran minat anak terhadap permainan modern yang berdampak pada semakin berkurangnya praktik permainan tradisional, padahal permainan tradisional memiliki nilai edukatif, sosial, dan budaya yang penting bagi perkembangan anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah observasi partisipatif, dengan melibatkan tim pengabdi secara langsung dalam proses sosialisasi, demonstrasi, dan praktik permainan engklek pada siswa kelas I–VI di beberapa sekolah dasar di Kabupaten Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi permainan engklek mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap nilai budaya, sekaligus berkontribusi pada perkembangan keterampilan motorik kasar, aspek kognitif, kedisiplinan, dan daya ingat anak melalui aktivitas bermain yang terstruktur. Selain itu, metode demonstrasi dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik, sedangkan peran mitra lokal, seperti sekolah dan komunitas, menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan pelestarian permainan tradisional. Pengabdian ini menunjukkan bahwa permainan engklek tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang efektif untuk memperkuat literasi budaya dan perkembangan anak.

Downloads

Published

2026-05-12

Article ID

42135