Survey of Sports Injury Locations and Contributing Factors Among Banjarbaru Athletes in Game Sports

Authors

  • Hafidz Mukti Ramadhan Department of Physical Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, South Kalimantan, Indonesia, Indonesia Author
  • Aryadi Rachman Department of Physical Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, South Kalimantan, Indonesia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/miki.v15i1.1794

Keywords:

ankle injuries, injury risk factors, injury surveillance, sports injuries, sports participation

Abstract

physical readiness and athletic performance. Identifying injury locations and contributing factors is essential for developing appropriate prevention strategies. This study aimed to identify the anatomical locations and contributing factors of sports injuries among Banjarbaru City athletes participating in the XI South Kalimantan Provincial Sports Week (PORPROV) in 2022. A quantitative descriptive survey was conducted involving 203 athletes from 14 game sports. Data were collected using a closed-ended questionnaire and analyzed descriptively using frequencies and percentages. The findings showed that the ankle was the most frequently reported injury location during training (40.54%) and competition (46.15%). Incorrect movement technique was the leading reported intrinsic factor associated with injuries during training (39.33%). During competition, collisions, incorrect movement techniques, insufficient warm-up, and inadequate rest were reported at equal percentages (21.74%). These findings provide event-specific descriptive evidence of injury patterns among regional game-sport athletes. The study highlights the importance of movement technique, appropriate preparation, sufficient recovery, and injury prevention strategies to support athlete safety during training and competition.

Abstract in Indonesia. Cedera olahraga merupakan permasalahan yang perlu diperhatikan pada atlet cabang olahraga permainan karena dapat memengaruhi kesiapan fisik dan performa selama latihan maupun pertandingan. Identifikasi lokasi dan faktor penyebab cedera diperlukan sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi lokasi anatomis dan faktor penyebab cedera olahraga pada atlet kontingen Kota Banjarbaru yang mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XI Kalimantan Selatan Tahun 2022. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif yang melibatkan 203 atlet dari 14 cabang olahraga permainan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergelangan kaki merupakan lokasi cedera yang paling sering dilaporkan, baik saat latihan (40,54%) maupun pertandingan (46,15%). Faktor intrinsik yang paling banyak dilaporkan sebagai penyebab cedera saat latihan adalah teknik gerakan yang salah (39,33%). Sementara itu, benturan, teknik gerakan yang tidak tepat, kurangnya pemanasan, dan kurangnya istirahat dilaporkan dengan persentase yang sama saat pertandingan (21,74%). Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai pola cedera pada atlet olahraga permainan tingkat daerah. Temuan tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan teknik gerak, kesiapan fisik, pemulihan, dan strategi pencegahan cedera selama latihan maupun pertandingan.

Downloads

Published

2026-04-13

Article ID

1794

Issue

Section

Articles