Management of Pencak Silat Athlete Performance Development at the PRSH Cilacap Branch, Indonesia

Authors

  • Idi Pangestu Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang, Indonesia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/miki.v14i2.7131

Keywords:

athlete development, management, pencak silat, performance development, talent identification

Abstract

Abstract. PRSH Pencak Silat plays an important role in developing athletes, yet its achievement-development management still faces limitations in planning, recruitment, facilities, coordination, and training implementation. This study aimed to evaluate the management of athlete development at the PRSH Cilacap Branch. A qualitative approach was employed using purposive sampling involving administrators, coaches, and athletes. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing with source triangulation. The findings showed that the athlete massification stage had not been implemented optimally because several athletes did not clearly understand the organization’s vision, mission, and development goals, while training facilities remained below standard. The athlete talent-identification stage was also inadequate because recruitment had not used specific selection criteria. At the performance-development stage, coordination relied mainly on WhatsApp and Instagram, meetings were not systematically scheduled, and structured training programs were intensified only during the three months before competition. Consequently, athlete development had not improved significantly. This study highlights the need for continuous, structured, and integrated management of recruitment, facilities, communication, and training programs to support sustainable pencak silat performance development.

Abstract in Indonesia. Pencak silat PRSH berperan sebagai wadah pengembangan atlet, tetapi manajemen pembinaan prestasinya masih menghadapi keterbatasan dalam perencanaan, perekrutan, sarana prasarana, koordinasi, dan pelaksanaan program latihan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi manajemen pembinaan prestasi atlet pada PRSH Cabang Cilacap. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan pengurus, pelatih, dan atlet. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap permasalahan atlet belum berjalan optimal karena sebagian atlet belum memahami secara jelas visi, misi, dan tujuan pembinaan, sementara sarana prasarana latihan masih belum memenuhi standar. Tahap pembibitan juga belum optimal karena perekrutan atlet belum menggunakan kriteria seleksi khusus. Pada tahap pembinaan prestasi, koordinasi masih mengandalkan WhatsApp dan Instagram, rapat belum terjadwal secara sistematis, dan program latihan terstruktur baru diintensifkan selama tiga bulan menjelang pertandingan. Kondisi tersebut menyebabkan perkembangan atlet belum meningkat secara signifikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan perekrutan, sarana prasarana, komunikasi, dan program latihan secara berkelanjutan dan terintegrasi untuk mendukung peningkatan prestasi pencak silat.

Downloads

Published

2024-07-11

Article ID

7131