Creative Adaptive Physical Activities for Gross Motor Development in a Child With Autism

Authors

  • Syfah Nur Kaffah Sport Science, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia, Indonesia Author
  • Habibi Hadi Wijaya Sport Science, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia, Indonesia Author
  • Qory Armen Gemael Sport Science, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/miki.v14i1.8458

Keywords:

adaptive physical activity, autism spectrum disorder, gross motor skills, single subject research, therapeutic exercise, motor development

Abstract

Abstract. Children with autism may experience motor coordination difficulties that affect participation in physical activities. This study examined changes in gross motor task performance associated with creative adaptive physical activities in one child with autism. A quantitative single-subject approach involved ten sessions organized into an initial baseline phase (A1; two sessions), an intervention phase (B; five sessions), and a final observation phase (A2; three sessions). The participant was a second-year junior high school student living in Bekasi, Indonesia. Activities combined zigzag walking around five cones while carrying a ball and subsequently directing the ball into a basket. Reported percentage scores were examined through descriptive statistics and visual analysis. Performance remained at 32% during the initial baseline, increased to 70–88% during intervention, and reached 93–99% during final observations. Mean scores were 32.0%, 81.6%, and 96.3%, respectively. These findings indicate improved performance on the practiced tasks during the study period. However, the brief baseline, incomplete measurement documentation, and absence of demonstrated experimental control prevent a firm causal conclusion. Further research with reliable assessment procedures, replicated observations, and follow-up measurements is needed to establish broader motor benefits.

Abstract in Indonesia. Anak dengan autisme dapat mengalami kesulitan koordinasi motorik yang memengaruhi partisipasi dalam aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan mengkaji perubahan kinerja tugas motorik kasar yang berkaitan dengan aktivitas fisik adaptif kreatif pada seorang anak dengan autisme. Pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian subjek tunggal diterapkan dalam sepuluh sesi yang terdiri atas fase baseline awal (A1; dua sesi), fase intervensi (B; lima sesi), dan fase pengamatan akhir (A2; tiga sesi). Partisipan merupakan siswa kelas VIII sekolah menengah pertama yang tinggal di Bekasi, Indonesia. Aktivitas memadukan berjalan zigzag melewati lima kerucut sambil membawa bola dan kemudian mengarahkan bola ke dalam keranjang. Skor persentase yang dilaporkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis visual. Kinerja berada pada 32% selama baseline awal, meningkat menjadi 70–88% selama intervensi, dan mencapai 93–99% pada pengamatan akhir. Rata-rata skor masing-masing fase adalah 32,0%, 81,6%, dan 96,3%. Temuan ini menunjukkan peningkatan kinerja pada tugas yang dilatih selama penelitian. Namun, baseline yang singkat, dokumentasi pengukuran yang tidak lengkap, dan belum terbuktinya kontrol eksperimental membatasi kesimpulan sebab akibat. Penelitian lanjutan dengan prosedur penilaian yang andal, pengamatan yang direplikasi, dan pengukuran tindak lanjut diperlukan untuk memastikan manfaat motorik yang lebih luas.

Downloads

Published

2024-06-30

Article ID

8458

Issue

Section

Articles