Pengaruh Pengetahuan K3 terhadap Penerapan K3 pada Praktik Furnitur Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur di SMK Negeri 2 Kendal
DOI:
https://doi.org/10.15294/scaffolding.v14i1.33326Keywords:
Pengetahuan K3, Penerapan K3, Desain Interior dan Teknik Furnitur, Praktik Furnitur, SMK Negeri 2 KendalAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pra-riset yang menunjukan 88,2% siswa telah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pentingnya K3, serta telah mengikuti instruksi dan menggunakan APD saat praktik, namun masih terdapat sebagian siswa yang belum menerapkan K3 secara konsisten. Ketidakkonsistenan ini terlihat dari adanya siswa yang jarang atau bahkan tidak pernah mengikuti prosedur keselamatan dan tidak memakai APD. Temuan ini mengindikasikan adanya kemungkinan terjadinya kesenjangan antara pengetahuan K3 yang dimiliki siswa dengan perilaku penerapannya dalam praktik nyata di bengkel. Maka diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara Pengetahuan K3 dan Penerapan K3 pada Praktik Furnitur Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur di SMK Negeri 2 Kendal. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 siswa, yaitu kelas XI Desain Interior dan Teknik Furnitur yang telah mendapatkan pengetahuan terkait K3 serta sudah menerapkan K3 pada praktik furnitur. Berdasarkan hasil analisis dengan metode regresi linier sederhana, diperoleh R Square sebesar 0,653, yang menunjukkan bahwa 65,3% penerapan K3 siswa (variabel Y) dipengaruhi oleh pengetahuan K3 (variabel X). Dengan kata lain, semakin tinggi pengetahuan siswa mengenai K3, maka semakin baik pula penerapannya saat praktik furnitur. Hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan K3 memiliki peran yang besar dalam mendorong siswa menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara nyata dalam kegiatan praktik furnitur di SMK Negeri 2 Kendal