Peringatan Darurat: Political Engagement of Indonesian University Students amid Political Uncertainty

Authors

  • Muhammad Zulfa Alfaruqy Universitas Diponegoro Author
  • Isnaeni Anggun Sari Poltekkes Kemenkes Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/sip.v14i2.39398

Keywords:

Peringatan Darurat, political engagement, political psychology, uncertainty, university students

Abstract

Manuver elite politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah memicu lahirnya gerakan Peringatan Darurat yang melibatkan partisipasi publik secara luas, termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana keterlibatan politik (political engagement) mahasiswa dalam Peringatan Darurat yang penuh ketidakpastian politik. Penelitian kualitatif eksploratif ini menggunakan desain survei dengan melibatkan 500 mahasiswa sebagai partisipan. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif untuk mengidentifikasi frekuensi dan persentase bentuk keterlibatan, serta analisis tematik untuk menggali makna atas Peringatan Darurat dan alasan yang melatarbelakangi setiap bentuk keterlibatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memaknai Peringatan Darurat sebagai simbol politik yang merepresentasikan situasi politik yang dipersepsikan genting, terutama terkait ancaman terhadap demokrasi dan supremasi hukum di mana terdapat upaya untuk melanggengkan politik dinasti serta menyalahgunakan kekuasaan. Namun, pemaknaan ini tidak bersifat tunggal. Sebagian mahasiswa memandang Peringatan Darurat sebagai pemicu meningkatnya kesadaran dan partisipasi politik, sementara sebagian lainnya menunjukkan kebingungan bahkan menilai gerakan ini secara negatif. Dalam merespons Peringatan Darurat, mahasiswa menampilkan bentuk political engagement yang beragam, dengan dominasi pada keterlibatan secara digital seperti pencarian informasi dan aktivisme di media sosial, sedangkan keterlibatan secara luring seperti demonstrasi relatif terbatas. Dengan menggunakan kerangka Uncertainty–Identity Theory, penelitian ini menunjukkan bahwa political engagement mahasiswa berfungsi sebagai strategi identitas untuk menavigasi ketidakpastian politik di era demokrasi digital, sekaligus menantang asumsi normatif yang menyamakan rendahnya mobilisasi massa dengan lemahnya political engagement.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Isnaeni Anggun Sari, Poltekkes Kemenkes Semarang

    Nursing Department

Downloads

Published

2025-12-31

Article ID

39398