PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA PADA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN METODE DISKUSI

Dita Anggraini Surbakti(1), Supartono Supartono(2),


(1) Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035
(2) Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035

Abstract

Metode diskusi dalam pembelajaran dapat membangkitkan minat, motivasi, dan karakter siswa sehingga metode diskusi dipandang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakter siswa yang muncul pada pembelajaran kimia berbasis teknologi informasi menggunakan metode diskusi kompetensi konsep mol siswa SMK. Penelitian dilakukan di suatu SMK swasta di Pati tahun pelajaran 2013/2014.  Populasi penelitian ini siswa kelas X Teknik Mesin Otomotif. Desain yang digunakan yaitu one group design. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh/ sensus karena semua anggota populasi merupakan sampel dan sampel kurang dari 30 orang. Sampel penelitian ini  terdiri dari 22 orang. Metode pengumpulan data adalah observasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata skor diskusi dan psikomotorik sebesar 18 dan 13 yang termasuk dalam kategori tinggi. Nilai rata-rata karakter sebesar 21 dengan kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada delapan karakter siswa muncul selama pembelajaran berbasis teknologi informasi dengan metode diskusi. Enam karakter yang muncul berada dalam kategori baik dan dua karakter dalam kategori cukup. Nilai karakter yang muncul yaitu aktif, bekerjasama, rasa ingin tahu, tanggung jawab, kritis, percaya diri, demokratis, dan terampil.

Keywords

pengembangan karakter siswa, metode diskusi, pembelajaran berbasis teknologi informasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.