Pemodelan Matematika Tentang Penyebaran Virus Flu Burung (H5N1) Dengan Treatment Pada Manusia Dan Vaksinasi Burung Rentan Dalam Populasi Konstan

Taufan Giri Ramdani(1), Muhammad Kharis(2),


(1) Universitas Negeri Semarang, Indonesia
(2) Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Abstract

Dari bulan oktober sampai November 2020, Inggris, Jerman dan Jepang telah memusnahkan lebih dari 3 juta unggas karena terinfeksi virus flu burung. Pada bulan februari tahun 2021 rusia melaporkan kasus penularan virus flu burung varian H5N8 pada pekerja peternakan unggas. Virus ini disebarkan melalui unggas terinfeksi ke unggas rentan dan unggas terinfeksi ke manusia rentan serta manusia terinfeksi dengan manusia rentan. Pemberian vaksin pada unggas merupakan salah satu cara menekan penyebaran virus flu burung. Sehingga Dibentuk sebuah penelitian untuk membangun model matematika penyebaran virus flu burung, mencari titik kestabilan dari model yang dibuat dan pembuatan simulasi numerik. Penelitian ini menghasilkan model S,I,T,R,Sb,Ib,Vb dengan adanya pemberian treatment kepada manusia terinfeksi (I) dan vaksinasi burung rentan (Vb) dalam populasi burung dan manusia konstan,: (a) titik ekuilibrium P0 stabil asimtotik lokal untuk kondisi R0<1 dan r0<1 (b) titik ekuilibrium P0 tidak stabil dan P1 stabil asimtotik lokal untuk kondisi R0>1 dan r0<1 dan (c) titik ekuilibrium P0 dan P1 tidak stabil serta P2 stabil asimtotik lokal untuk kondisi R0>1 dan r0>1. Hasil penelitian ini diperoleh beberapa fakta yaitu semakin kecil nilai peluang kontak unggas rentan dengan unggas terinfeksi dan kontak manusia rentan dengan manusia terinfeksi serta semakin besar nilai proporsi manusia yang diberi treatment dan burung rentan yang diberikan vaksin maka akan memperkecil populasi manusia yang terinfeksi virus flu burung.

Keywords

model matematika, virus avian influenza, titik ekuilibrium, bilangan reproduksi dasar, treatment

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.