DESAIN INSTRUMEN TES BERMUATAN ETNOSAINS UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA

Nella Agustin, Sudarmin Sudarmin, Sri Susilogati Sumarti, Azza Khisnu Addiani

Abstract


Pembelajaran kimia erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan hal yang berkenaan dengan kearifan lokal atau lebih dikenal dengan etnosains. Perubahan kurikulum menuntut adanya perubahan orientasi dalam evaluasi atau penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes bermuatan etnosains untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa pada materi hidrolisis garam. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R & D) dengan model pengembangan ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan instrumen tes bermuatan etnosains untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa yang terdiri dari 14 butir soal yang dinyatakan valid dan reliabel. Reliabilitas naskah soal diperoleh menggunakan rumus KR-21 dengan harga reliabilitas sebesar 0,7625. Jenis instrumen tes yang dikembangkan berupa soal pilihan ganda beralasan. Konteks etnosains sesuai dengan kebudayaan masyarakat Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes efektif untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa karena dapat mengkategorikan kemampuan berpikir kritis siswa menjadi lebih dari 3 kategori. Kemampuan berpikir kritis siswa dapat dikategorikan menjadi 4 kategori yaitu tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah.


Keywords


berpikir kritis, etnosains, instrumen tes

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.