PEMODELAN FISIK APLIKASI METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER UNTUK MENDETEKSI KEBERADAAN AIR TANAH

Supriyadi -, Susilo -, Sunaro -, Setyawan -

Abstract


Penelitian ini adalah studi geofisika berupa pemodelan fisis dengan memanfaatkan metode geolistrik tahanan jenis. Medium yang digunakan adalah tanah merah dan tanah liat. Pada media tersebut diinjeksikan arus dan kemudian dilakukan pengukuran terrhadap arus maupun potensialnya. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan 4 buah elektroda, yakni 2 elektroda arus dan 2 elektroda potensial. Konfigurasi yang digunakan adalah konfigurasi Schlumberger yang diharapkan dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan air. Instrumen yang digunakan adalah resistivitymeter Naniura NRD 22S yang dilengkapi dengan empat buah elektroda yang berfungsi dalam pembacaan output respon beda potensial akibat arus yang diinjeksikan ke dalam permukaan tanah merah melalui dua buah elektroda arus dan dua buah elektroda potensial. Hasil inversi 2-D menggunakan perangkat lunak Res2Dinv menunjukkan bahwa metode geolistrik konfigurasi Schlumberger dapat digunakan untuk mengetahui keberadaan air tanah beserta nilai resistivitasnya yaitu untuk tanah liat 1 posisi, 2 posisi, dan 3 posisi dengan volume injeksi air kumulatif berkisar antara 14.4-70.0 Ωm.

 

This research is geophysical study of physical modeling by using geoelectric resistivity method, and it used land and clay as media. The current was injected to the media then measured its current and potential. The measurement used 4 electrodes, consisting of 2 current electrodes and 2 potential electrodes. This research used Schlumberger configuration which is expected to be used to investigate the presence of water. Resistivitymeter Naniura NRD 22S with 4 electrodes was used to read the output response of potential difference as a result of injected current to red earth through 2 current electrodes and 2 potential electrodes. 2-D inversion result using Res2Dinv software showed that geoelectric method Schlumberger configuration can be used to determine the groundwater presence and its resistivity values for 1 position, 2 positions, and 3 positions of clay with cumulative injected water volume about 14.4-70.0 Ωm.


Keywords


Modeling; Geoelectric; Groundwater resistivity

Full Text:

PDF

References


Chitea, Ioane, Kodom. 2009. Geoelectrical evaluation of soil properties. Geophysical Research Abstracts. 11: 11624-11634

Coppola B, Lappenne V, Marcella M., Patella D. 1994. Application of unconventional geoelectrical method to the hydrogeological examination of the Mt. S. Croce rock formation (Umbria, Italy). Annali Geofisica, 37 (5): 1251-1267

Gaffar EZ. 2009. Potensi longsoran pada komplek BMKG Pelabuhan Ratu menggunakan metode Geolistrik. Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian PUSLIT Geoteknologi LIPI. Bandung: 40-47

Grandis H, Yudistira T. 2000. Studi pendahuluan identifikasi penyebaran polutan bawah permukaan menggunakan metode geolistrik, Penerapan metode geofisika di Indonesia, Edisi kedua, Himpunan Ahli Geofisika Indonesia: 81 – 91

Haerudin N, Rasimeng S, & Yuliana E. 2008. Metode geolistrik untuk menentukan pola penyebaran fluida geothermal di daerah potensi panasbumi gunung Rajabasa Kalianda Lampung Selatan. Prosidng Seminar Nasional Sains dan Teknologi – II. Lampung: 57-66

Karyanto, & Dzakwan A. 2005. Pelatihan aplikasi metode geolistrik tahanan jenis untuk pencarian air tanah di kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan, Pengabdian masyarakat program IPTEKS, Jurusan Fisika –Universitas Lampung

Ngadimin & Handayani G. 2001. Aplikasi metode geolistrik untuk alat monitoring rembesan limbah. JMS, 6 (1): 43 – 53

Reynold JM. 1998. An introduction to applied and environmental geophysics. John Willey and Sons, New York

Rustadi & Zaenudin A. 2003. Penerapan metode geolistrik tahanan jenis dan metode radar untuk mendeteksi serta memetakan endapan limbah merkuri, Laporan Penelitian Dosen Muda, Jurusan Fisika – Universitas Lampung

Rolia E. 2001. Penggunaan metode Geolistrik untuk mendeteksi keberadaan air tanah, J. Tapak,Vol.1, No.1: 20-31

Syukri M & Bijaksana S. 2000. Pendeteksian kontaminasi di bawah permukaan dengan metode GPR, Penerapan metode geofisika di Indonesia, Edisi kedua, Himpunan Ahli Geofisika Indonesia: 92 – 101

Telford WM, Geldart LP, Sheriff RE & Keys DA. 1982. Applied Geophysic. London: Cambridge University Press

Zubaidah T, Kanata B, & Arumdat I N. 2005. Pemanfaatan metode Geolistrik untuk penentuan sumber anomali geomagnet di kota Mataram NTB. J Teknologi, 3: 230-237

Zubaidah T, Kanata, B. 2008. Pemodelan Fisika Aplikasi Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger Untuk Investigasi Keberadaan Air Tanah. J Teknik Elektro, 7 (1): 20-24


Refbacks

  • There are currently no refbacks.